Waspadai Konsumsi Kacang Bagi Calon Ibu

Waspadai Konsumsi Kacang Bagi Calon IbuInformasi cepat berkembang di dunia Twitter. Dan saat ini sedang heboh dibicarakan adanya penemuan baru yang menyatakan bahwa wanita yang mengonsumsi kacang selama masa kehamilan dapat meningkatkan resiko bayi alergi terhadap kacang. Penemuan tersebut cukup bombastis sehingga mampu menyihir para calon ibu untuk berhenti menikmati selai kacang dan sejenisnya, kemudian membuang jauh-jauh koloni mereka. Seorang profesor yang berkecimpung di dunia kesehatan anak sekaligus sang pencetus dari penemuan menghebohkan tersebut, Scott Sicherer mengatakan, “Penelitian yang menggeluti masalah ini sangat sedikit. Di samping itu, hasilnya pun berbeda.

Sebagian mengatakan bahwa pengonsumsian kacang selama masa kehamilan merupakan faktor yang berdampak pada kesehatan bayi, namun sebagian mengatakan tidak.” Masalah ini semakin membingungkan ketika American Academy of Pediatrics (AAP) yang pada awalnya menyarankan para calon ibu menghindari kacang, kini mengatakan bahwa tidak ada cukup bukti atas pernyataan tersebut. Dengan adanya permasalahan di atas, maka muncullah penelitian baru terhadap kasus ini yang dapat menengahi berbagai perbedaan dalam argumen sebelumnya. Dari sini mereka menemukan bahwa bayi yang terlahir dari ibu yang mengonsumsi kacang lebih dari dua kali seminggu selama masa kehamilan lebih sensitif dari mereka yang terlahir dari ibu dengan frekuensi pengonsumsian lebih sedikit.