Pengaruh Kehamilan Postterm Pada Plasenta

Kehamilan Postterm mempunyai resiko lebih tinggi dari pada kehamilan aterm, terutama terhadap kematian perinatal (antepartum, intrapartum, dan postpartum) berkaitan dengan aspirasi mekonium dan asfiksia. Perubahan pada plasenta Disfungsi plasenta merupakan factor penyebab terjadinya komplikasi pada kehamilan Postterm dan meningkatnya risiko pada janin. Penurunan fungsi plasenta dapat dibuktikan dengan penurunan kadar estriol dan pasental laktogen. Perubahan yang terjadi pada plasenta sebagai […]

Pemeriksaan USG dan Radiologi Umur Kehamilan

Tinggi Fundus Uteri Dalam trimester pertama pemeriksaan tinggi fundus uteri serial dalam sentimeter dapat bermanfaat bila dilakukan pemeriksaan secara berulang tiap bulan. Lebih dari 20 minggu,tinggi fundus uteri dapat menentukan umur kehamilan secara kasar. Pemeriksaan ultrasonografi (USG) Ketetapan usia gestasi sebaiknya mengacu pada hasil pemeriksaan ultrasonografi pada trimester pertama. Kesalahan perhitungan dengan rumus Naegele dapat mencapai 20%. Bila telah dilakukan […]

Cara Mendiagnosis Kehamilan Postterm

Diagnosis Tidak jarang seorang Dokter mengalami kesulitan dalam menentukan diagnosis kehamilan postterm karena diagnosis ini ditegakkan berdasarkan umur kehamilan, bukan terhadap kondisi kehamilan. Beberapa kasus yang dinyatakan sebagai ┬ákehamilan postterm merupakan kesalahan dalam menentukan umur kehamilan. Kasus kehamilan postterm yang tidak dapat ditegakkan secara pasti diperkirakan sebesar 22%. Dalam menentukan diagnosis kehamilan postterm di samping dari riwayat haid, sebaiknya dilihat […]

Kehamilan Postterm

Kehamilan umumnya berlangsung 40 minggu atau 280 hari dihitung dari hari pertama haid terakhir. Kehamilan aterm ialah usia kehamilan antara 38-42 minggu dan ini merupakan periode terjadinya persalinan normal. Namun, sekitar 3,4-14% atau rata-rata 10% kehamilan berlangsung sampai 42 minggu atau lebih. Angka ini bervariasi dari beberapa peneliti bergantung pada criteria yang dipakai. Kehamilan postterm terutama berpengaruh terhadap janin, meskipun […]

Pengaruh Obat Pada Kehamilan dan Janin

Pemberian obat pada ibu hamil harus diperkirakan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. Keberadaan obat pada ibu hamil dapat ditinjau dari 3 kompartemen, yaitu kompartemen Ibu, kompartemen plasenta, dan kompartemen fetal. Pada ibu hamil tumbuh unit fetoplasental dalam uterus. Hormone plasenta mempengaruhi fungsi traktus digestivus dan motilitas usus. Demikian pula filtrasi […]