Tips Aman Berolahraga Bagi Ibu Hamil

Tips Aman Berolahraga Bagi Ibu HamilTidak sedikit wanita hamil menghentikan kebiasaan berolahraga, karena alasan takut melukai janin. Perlu Anda tahu bahwa anggapan itu salah kaprah. Studi menunjukkan, olahraga justru dapat meningkatkan kesehatan ibu dan calon bayi. Banyak manfaat kesehatan yang bisa dirasakan dengan melakukan olahraga saat berbadan dua. Antara lain, mengurangi sakit punggung, mencegah penambahan berat badan berlebihan, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi komplikasi yang bisa timbul akibat aktivitas yang dilakukan di masa kehamilan.

Namun, jenis olahraga yang dilakukan saat hamil berbeda dari olahraga pada umumnya. Biasanya, jenis olahraga yang bisa dilakukan wanita hamil, seperti berenang, berjalan kaki, atau senam hamil. Tapi, sebelum memutuskan jenis olahraga yang akan dipraktekkan selama hamil, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter ahli kandungan. Dokter akan menentukan apakah Anda memiliki kontraindikasi, seperti komplikasi atau kondisi medis tertentu yang menunjukkan, ada hal-hal yang bisa atau tidak bisa Anda lakukan.

Beberapa tips aman berolahraga bagi ibu hamil:

1. Jika merasa pusing saat berolahraga, atau keluar bercak dari organ intim, segera hentikan kegiatan olahraga Anda, dan menghubungi dokter untuk penanganan pertama.

2. Usahakan untuk tidak berolahraga sendiri. Ajak pasangan, anak, atau teman untuk menemani Anda berolahraga.

3. Selalu cek suhu tubuh sebelum berolahraga, karena jika terlalu panas bisa membahayakan kandungan. Lakukan kegiatan olahraga outdoor saat udara masih sejuk, di pagi atau sore hari.

4. Jangan melakukan latihan yang membebani punggung Anda, terutama setelah trimester pertama, karena dapat membatasi aliran darah ke rahim.

5. Usahakan agar jangan terlalu memaksakan saat berolahraga, karena bisa meningkatkan suhu tubuh.