Salah Satu Mitos Menyebut Minum Kopi Saat Hamil Bisa Menyebabkan Keguguran

Salah Satu Mitos Menyebut Minum Kopi Saat Hamil Bisa Menyebabkan KeguguranSalah satu mitos menyebut minum kopi saat hamil bisa menyebabkan keguguran tapi hal ini belum bisa dibuktikan. Tapi sebaiknya ibu hamil membatasi asupan kopi karena bisa berdampak pada perkembangan janin yang dikandungnya.  Adanya risiko yang timbul jika mengonsumsi kafein selama hamil. Perempuan hamil yang mengonsumsi lebih dari 8 cangkir kopi setiap harinya memiliki risiko bayi lahir dalam keadaan meninggal dua kali lebih tinggi. Perempuan hamil yang mengonsumsi 3 cangkir kopi sehari bisa berpotensi melahirkan bayi laki-laki dengan kondisi salah satu testisnya tidak turun ke skrotum.

Jika bayi yang dikandungnya adalah perempuan, maka bisa menyebabkan bayi tersebut napas dan detak jantungnya lebih cepat di beberapa hari pertama kehidupannya. Sehingga memaksa orangtua dan petugas medis lebih berjaga-jaga terhadap kesehatannya. Kondisi yang membahayakan janin ini disebabkan karena kafein menyebabkan pembuluh darah mengecil, sehingga dapat mengurangi aliran darah ke plasenta. Kafein yang dikonsumsi ibu hamil juga akan mudah melewati plasenta dan bayi mencernanya sangat lambat, karenanya kafein secara langsung dapat mempengaruhi perkembangan sel-sel bayi.

Kafein memiliki sifat sebagai simultan yang dapat meningkatkan denyut jantung, sedikit meningkatkan tekanan darah, membuat ibu hamil merasa gelisah dan insomnia serta merangsang sekresi asam lambung. Kondisi-kondisi tersebut tentu saja berpengaruh terhadap perkembangan janin yang dikandung. Karena itu sebaiknya ibu yang sedang mengandung membatasi konsumsi kopi selama hamil yaitu maksimal dua cangkir setiap hari atau tidak lebih dari 200 mg kafein setiap harinya.