Saat Bayi Banyak Tingkahnya

Saat Bayi Banyak TingkahnyaSadar atau tidak, pasti ibu sering bertanya-tanya mengapa bayi berbuat sesuatu yang sukar dipahami. Namun kini tak perlu pusing lagi, sebab berbagai pertanyaan yang mungkin berkecamuk bakal reda lewat deretan jawaban berikut ini.

Mari kita simak bersama.

Bayi menggenggam dengan kepalan yang kuat.
Sekali menggenggam sulit dilepaskan, entah itu jari atau rambut ibu yang jadi ‘korbannya’. Perlu diketahui, genggaman refleks bayi merupakan salah satu gerak refleks mula-mula yang ia ‘pelajari’ usai dilahirkan. Uniknya, genggaman tersebut cukup kuat untuk menyokong bobot tubuhnya pada beberapa saat. Para peneliti menduga ketika bayi memegang ibunya, maka detak jantung mereka melambat, sehingga mereka bisa merasa lebih tenang dan aman.

Beberapa bayi sukar tidur, atau bahkan bangun di saat Anda berpikir untuk beristirahat.

Tidur itu membosankan dan berlebihan, demikian pikir sang bayi. Berpisah dengan orang tuanya jelas membuatnya gelisah, sehingga tak jarang bayi menangis keras-keras ketika merasa bakal ‘ditinggal’ sendirian. Selain itu, bayi juga masih terlalu kecil untuk mengenal konsep siang dan malam, sehingga ia akan tidur kapanpun ia mau. Faktor lainnya adalah karena lapar. Perut bayi Anda mampu mempertahankan kekenyangannya selama 3-4 jam saja. Jadi, siap-siap saja!

Bayi suka mengeluarkan air liur.
Biasanya bayi mulai menjadi ‘dispenser air liur’ ketika giginya mulai tumbuh sehingga air liur pun mulai diproduksi. Tak seperti pada orang dewasa, masih belum terpikir oleh bayi untuk menelan kelebihan air liurnya. Air liur juga mampu menetralisir asam lambung, meredakan iritasi di kerongkongan, dan mengaktifkan enzim yang bisa membantu si kecil mencerna makanan padat.