Perubahan Kadar Protein Darah pada Kehamilan

https://www.ibubayi.comPada kehamilan produksi albumin dan protein lain pada hepar sedikit bertambah, tetapi jika dibandingkan dengan meningkatnya volume plasma (hidraemia) kadar albumin menurun, sehingga ada penurunan relative (hipo albuminemia fisiologis).

Sebagian protein akan berikatan dengan hormone progesteron, sehingga hanya sebagian albumin yang mengikat obat. Kesimpulan, kadar obat yang bebas aktif dalam sirkulasi lebih banyak pada ibu hamil.

Penurunan kadar obat oleh karena hidraemia dan peningkatan kadar obat dalam plasma secara logis kadar obat tidak berkurang pada ibu.

Detoksikasi/Eliminasi Obat

Hepar

Pada kehamilan fungsi hati terganggu karena munculnya hormone dari plasenta. Maka, pembentukan protein agak menurun terutama albumin. Enzim-enzim hepar, protein plasma, dan immunoglobulin produksinya berkurang.

Detoksikasi obat akan berkurang, kecuali ada obat tertentu yang meningkatkan aktifitas metabolisme sel hepar akibat rangsangan enzim mikrosom akibat pengaruh hormon plasenta terutama progesterone dan estrogen.

Ginjal

Aliran darah glomerulus pada kehamilan meningkat 50%. Glomerulus filtration  rate meningkat. Ini akibat dari peningkatan volume plasma darah dan hormone progesterone.

Dengan glomerulus filtration rate (GFR) meningkat, maka ada beberapa jenis obat lebih cepat diekskresikan, misalnya golongan penisilin dan derivatnya, beberapa obat jantung (digoksin), dan golongan makrolid.