Persalinan Penyebab Kerusakan Pada Medula Spinalis

https://www.ibubayi.comKerusakan pada Medula spinalis dapat terjadi selama persalinan sebagai akibat traksi atau rotasi yang berlebihan. Traksi kadang-kadang dilakukan pada persalinan sungsang, sedangkan torsi terutama pada persalinan letak vertex.

Angka kejadian yang sebenarnya sulit diketahui. Daerah serviks bagian bawah dan toraks bagian atas pada persalinan sungsang, dan daerah serviks bagian atas dan tengah pada persalinan vertex merupakan daerah-daerah yang paling sering mengalami trauma.

Perubahan neuropatolgi yang utama meliputi lesi akut yang berupa perdarahan epidural/intraspinal, dan edema. Perdarahan biasanya disebabkan oleh adanya peregangan, laserasi, dan disrupsi. Kadang-kadang dijumpai duramater yang robek dan sangat jarang dijumpai fraktur/dislokasi vertebra.

Manifestasi klinik dapat berupa lahir mati atau kematian neonatal dini karena gangguan pernafasan yang berat, terutama pada kasus dengan trauma pada serviks bagian atas atau batang otak bagian bawah.

Kegagalan respirasi yang berat kadang-kadang tersamar dengan penggunaan alat bantu nafas. Hal ini kadang-kadang menimbulkan masalah etis.

Bayi-bayi yang tertolong akan mengalami kelemahan dan hipotoni. Penyebab pasti dari kelemahan ini tidak diketahui, seringkali dipikirkan suatu kelainan neuromuscular atau ensefalopati hipoksi/iskemi yang sementara. Bayi-bayi ini selanjutnya akan mengalami spastisitas sehingga seringkali dianggap palsi serebral.

Pencegahan merupakan aspek yang sangat penting dalam penanganan pasien. Penanganan obstetric pada persalinan sungsang, persalinan dengan menggunakan alat, dan pemberian obat-obatan untuk menguatkan his harus dilakukan dengan benar. Kadang-kadang trauma terjadi pada saat janin dalam uterus.

Diagnosis ditegakkan dengan bantuan MRI atau CT mielografi. Sedikit bukti yang memperlihatkan bahwa laminektomi dan dekompresi member manfaat. Pemberian metilprednisolon dianjurkan. Terapi suportif sangat penting.