Penyebab Muntah Saat Akan Melahirkan

IBUBAYI.COM – Penyebab mual sehingga terjadi munah saat perempuan ingin melahirkan dapatlah dikatkan sebagia hal yang wajar untuk dialmi oleh semua wanita yang ingin melahirkan. Lalu apa sebetulnya yang menyebabkan wantia merasa mual dan muntah saat ingin melahirkan?

penyebab-muntah-saat-akan-melahirkanKetika Anda mendapat kontraksi, maka sistem pencernaaan Anda akan secara alami bergerak lebih lambat sehingga inilah yang membuat banyak wanita yang ingin melahirkan merasa mual. Solusinya sebainya pilihlah makanan yang mudah dicerna seperti buah-buahan, yogurt, atau roti panggang. Anda perlu menghindari makanan dengan kadar lemak yang tinggi seperti daging karena sulit untuk dicerna. Selain itu makanlah makanan yang ringan di awal proses persalinan.

Sebagia tambahan wanita yang ingin melahirkan bukan saja rasa mual dan ingin muntah yang ia rasakan. Banyak hal yang mereka rasakan seperti: Keluarnya lendir atau flek, rasa nyeri pada bagian punggung, sering merasa kram, air ketuban pecah, gangguan Perut, Kontraksi, merasa lebih ringan, menggigil, dan nafsu nafsu makan akan meningkat.

Serangan rasa sakit sebelum persalinan mungkin akan disertai dengan ledakan pada adrenalin yang membuat Anda sangat ingin tidur. Cobalah beberapa tips untuk relaksasi dibawah ini. Jika siang hari, cobalah untuk mengganti aktivitas Anda dengan istirahat guna mengumpulkan energi yang cukup sebelum proses persalinan.

Berikut ini adalah beberapa saran dari kami:

Cobalah untuk meningkatkan perasaan bahagia dan beristirahatlah ketika rasa sakit melanda. Mandi dengan menggunakan air hangat, mimum minuman hangat, dan latihan relaksasi akan sangat membantu Anda.

Tetaplah mempertahankan hidrasi tubuh Anda. Sebuah aturan umum menyatakan bahwa Anda harus mengkonsumsi paling sedikit 8 gelas cairan per hari. Cairan dengan kadar kalori seperti jus, teh berpemanis, atau minuman bernergi dapat membantu meningkatkan energi untuk aktivitas yang Anda lakukan.

Pilihlah posisi yang nyaman. Anda mungkin merasa tubuh Anda bergerak secara alami selama proses kontraksi, hampir seluruhnya dapat membantu pergerakan bayi di dalam pelvis (tulang panggul). Gerakan mengayun yang pelan dapat juga membantu selama proses kontraksi. Berdiri juga dapat membantu tubuh Anda dan bayi Anda untuk bergerak sesuai gravitasi dan meningkatkan pergerakan bayi Anda kebawah malui pelvis.

Cobalah melakukan pemijatan, olahraga, mendengarkan musik, dan mengompreskan kantong panas atau dingin di badan.

Cobalah teknik pernafasan saat mengalami kontraksi pada awal proses persalinan untuk mengetahui bagaimana hal ini berpengaruh pada kontraksi. Akan tetapi jangan melakukannya di setiap kontraksi sampai Anda benar-benar membutuhkannya.

Cobalah menggunakan teknik visualisasi. Anda dapat memilih visualisasi dimana Anda menggambarkan cervix Anda membuka di sekeliling kepala bayi Anda atau visualisasi dimana Anda menggambarkan sesuatu yang terbuka seperti sebuah bunga yang mekar.

Ketika kontraksi Anda semakin sering dan kuat, mulailah untuk mengumpulkan dukungan dari orang-orang disekitar Anda sehingga mereka dapat membantu Anda.

Selain kesehatan fisik, emosi positif Anda juga sangatlah penting selama proses persalinan. Ketakuatan, kekhawatiran, dan gairah akan melepaskan adrenalin yang dapat memperlambat proses persalinan. Bicarakan mengenai apa yang Anda rasakan dengan pasangan dan orang-orang terdekat Anda. Relaksasi, pengandaian, perintah positif, dan dukungan emosi yang baik dan membantu Anda melepaskan kecemasan dan meningkatkan kesiapan untuk proses kelahiran.