Penyakit Infeksi Sangatlah Mempengaruhi Nilai IQ Pada Anak

Penyakit Infeksi Sangatlah Mempengaruhi Nilai IQ Pada AnakPenyakit infeksi yang terjadi seringkali menyebar secara cepat pada suatu daerah dan lebih sering menyerang anak-anak. Hal ini ternyata juga bisa berkaitan dengan rata-rata IQ dari penduduknya.

Penyakit infeksi yang tak terduga akan mempengaruhi kemampuan otak dari masyarakat di negara-negara termiskin di dunia. Sehingga beban suatu penyakit di suatu negara akan sangat terkait dengan rata-rata IQ penduduknya.

Untuk bisa membangun dan memelihara otak diperlukan 87 persen dari seluruh energi yang dimiliki oleh bayi baru lahir, dan sebesar 44 persen pada anak-anak berusia 5 tahun. Sedangkan untuk memerangi infeksi yang ada ditubuhnya juga membutuhkan energi dalam jumlah besar, sehingga anak-anak ini harus berjuang untuk melakukan keduanya pada waktu bersamaan.

Perkiraan IQ pada orang sehat dari 192 negara. Berdasarkan data dari Badan kesehatan dunia (WHO) yang memperkirakan ada 28 negara dengan beban penyakit menular.

Peneliti mendapatkan korelasi yang tinggi bahwa semakin banyak penyakit, maka semakin rendah IQ dari penduduknya. Dalam Proceedings of the Royal Society B, DOI: 10.1098/rspb.2010.0973, dituturkan penyakit lebih erat kaitannya dengan IQ dibandingkan variabel lainnya yang juga diuji. Perbedaan IQ diketahui berkorelasi dengan pendapatan ekonomi negara.