Penyakit Flu Bisa Menyerang Bayi 6 Sampai 12 Bulan

Penyakit Flu Bisa Menyerang Bayi 6 Sampai 12 BulanPenyakit flu bisa menyerang siapa saja termasuk bayi yang baru berusia beberapa bulan. Tapi kini peneliti mengungkapkan vaksin flu musiman aman dan efektif untuk bayi berusia 6-12 bulan. Penemuan ini telah dikonfirmasi dalam penelitian lebih lanjut dan menunjukkan vaksin flu musiman ini bisa dimasukkan dalam vaksinasi standar untuk bayi usia 6 bulan. Pemberian vaksin diberikan jarak selama satu bulan dan dikombinasikan dengan vaksin bayi yang sudah direkomendasikan dalam standar vaksinasi.

Tidak ada perbedaan dalam hal ini efek samping atau dampak buruk yang terlihat dari kedua kelompok bayi ini. Sekitar 11 persen bayi pada kedua kelompok mengalami demam selama 3 hari setelah vaksinasi. Peneliti mengungkapkan setelah satu bulan vaksinasi, kejadian serius yang berkaitan dengan tiga strain flu tersebut sangat jarang ditemukan. Berdasarkan hasil tes imunologi menunjukkan hampir setengah dari bayi yang menerima vaksin flu tersebut mengembangkan antibodi untuk melindungi setidaknya dua dari tiga strain influenza yang ada di dalam vaksin. Anak-anak kecil terutama bayi termasuk ke dalam kelompok usia yang memiliki risiko tinggi terkena flu dan berbagai komplikasi yang terkait. Ini dikarenakan daya tahan atau sistem imun dalam tubuhnya belum terbentuk secara sempurna.

Batuk Flu Pada Bayi

Seminggu terakhir ini Andraku yang belum genap 7 bulan terserang batuk pilek yang tak kunjung reda. Biasanya kalau Andra flu ataupun batuk 3 sampai 4 hari dah reda. Namun kali ini terbilang cukup lama. Selama ini kalau Andra hanya batuk dan flu, aku dan suami jarang memberinya obat. Kami penganut paham “jangan sedikit-sedikit minum obat,”. Apalagi  batuk & flu itu penyebabnya virus, bukan bakteri. Karena bukan bakteri, otomatis tidak memerlukan obat, apalagi antibiotik yang sering jadi andalan dokter-dokter. Antibiotik itu perlunya untuk penyakit yang disebabkan bakteri. Tidak mudah menjadi penganut aliran ini.

Kami merasakannya sendiri. Kalau batuk Andra sudah makin menjadi, saya terkadang tergoda memberinya obat batuk yang diberikan oleh ibu bidan. Demikian juga suamiku. Terkadang kalau suamiku sedang panik, panas sedikit saja dia langsung menyuruhku untuk memberi Andra obat penurun panas. Tapi aku tidak menghiraukannya.

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan.

1. Cari Penyebab Batuk
Pemicu batuk yang paling sering adalah polutan seperti asap atau debu. Walau polutannya hanya sedikit tetap saja bisa menyebabkan bayi batuk. Oleh sebab itu, hindari merokok di dekat bayi atau di dalam rumah.

2. Beri Banyak Minum
Batuk berdahak bisa diatasi dengan memberi bayi minum lebih banyak daripada biasanya. Tujuannya agar dahak menjadi encer dan mudah keluar. “balsam boleh-boleh saja dibalurkan karena uap yang terhirup dapat memberi wangi yang enak pada bayi.

3. Obat Tradisional Untuk Mengobati Batuk
Bahan : madu + jeruk nipis

Cara membuat
Peras jeruk nipis, saring dan campurkan dengan madu.
Lalu bungkus dengan plastik dan kukus sebentar
Catatan : bisa dibuat banyak sekaligus. Biar tahan lama, simpan dalan wadah yang tertutup rapat, lalu taruh dikulkas. Kalau mau diminumkan tinggal dipanaskan wadahnya disiram air panas atau air hangat.

Muntah-muntah juga merupakan gejala yang perlu dicermati. Walau agak sulit menentukan frekuensi yang sudah dianggap rawan, sebagai patokan bila muntah itu terjadi setiap kali bayi diberi asupan minuman dan makanan, berarti kondisinya cukup serius. Kalau bayi sudah muntah-muntah sekitar 3-4 kali dalam sehari, lebih baik bawa dia ke dokter.