Menghadapi Anak yang Kesulitan Makan

Menghadapi Anak yang Kesulitan MakanMemastikan kecukupan nutrisi pada anak merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan orangtua agar buah hatinya tumbuh kembang dengan optimal. Karena itu sebagai orangtua sebaiknya Anda tidak mudah putus asa dalam menghadapi anak yang kesulitan makan atau picky eater.

Berikut beberapa kiat yang layak untuk dicoba.

Jangan terlalu lama.
Waktu maksimum dalam pemberian makan pada anak sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. Menurut dr.Aryono Hendarto, Sp.A (K), secara oral motorik, mulut akan capek jika terus mengunyah lebih dari 30 menit.

Aktivitas menyenangkan.
Balita biasanya mudah bosan. Karena itu Anda bisa menggali ide-ide kreatif untuk membuat suasana makan jadi menyenangkan. Misalnya mencelup makanan sebelum dimasukkan ke mulut atau menggunakan sedotan untuk hidangan jus buah atau smoothies. Bunyi sruput sedotan akan menimbulkan sensasi yang membuat balita bersemangat.

Jangan ada distraksi.
Biasakan anak untuk menikmati waktu makannya tanpa ada gangguan sehingga anak lebih berkonsentrasi pada piring di depannya. Karena itu matikan televisi atau singkirkan mainannya saat memberi makan pada anak.

Suasana yang nyaman.
Selezat apa pun masakan yang dibuat, seorang anak bisa kehilangan selera makan jika orangtua memaksa anak untuk makan. Temani balita makan dengan cara makan bersama. Lakukan kontak mata dan berikan suasana makan yang menyenangkan, tidak memaksa dan tidak terburu-buru.

Berikan pilihan.
Biarkan balita memilih makanan yang ingin dikonsumsinya. Misalnya sebelum memasak, ibu bisa menanyakan si kecil makanan apa yang ingin dimakannya untuk sarapan.