Mengenal Kelainan Kepala Pada Bayi

https://www.ibubayi.comKaput suksedaneum

Kaput suksedaneum merupakan penumpukan cairan serosangiuineous, subkutan, dan ekstraperiosteal dengan batas yang tidak jelas. Kelainan ini biasanya pada presentasi kepala, sesuai dengan posisi bagian yang bersangkutan.

Pada bagian tersebut terjadi edema sebagai akibat pengeluaran serum dari pembuluh darah. Kelainan ini disebabkan oleh tekanan bagian terbawah janin saat melawan dilatasi serviks.

Kabut suksedaneum menyebar melewati garis tengah dan sutura serta berhubungan dengan moulding tulang kapala. Kabut suksedaneum biasanya tidak menimbulkan komplikasi dan akan menghilang dalam beberapa hari setelah keahiran. Terapi hanya berupa observasi.

Trauma muskulus sternokleidomastoideus

Dalam minggu pertama setelah bayi lahir ditemukan suatu benjolan pada muskulus sternokleidomastoideus dengan diameter 1-2 cm, berbatas tegas, dan sukar digerakkan dari dasarnya.

Tumor ini umumnya dianggap sebagai suatu hematoma akibat perlukaan karena usaha untuk melahirkan kepala bayi pada persalinan sungsang.

Kepala serta leher bayi cenderung miring ke sisi yang sakit (tortikolis). Keadaan ini jika dibiarkan akan sembuh, tetapi otot akan menjadi lebih pendek dari normal. Sebelum hal itu terjadi, perlu dilakukan fisioterapi. Pada keadaan tertentu diperlukan tindakan operasi.