Mencegah Kehamilan dengan Senyawa Pembunuh Sperma

Ada berbagai teknik kontrasepsi yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan. Kini satu studi terbaru memberikan petunjuk tentang senyawa spermicidal (untuk menghancurkan sperma) yang mungkin bisa jadi kontrasepsi. Spermicidal adalah agen yang menghancurkan membran sperma dan menurunkan motilitas atau pergerakan sperma. Namun para peneliti menguji sebuah campuran spermicidal baru yang disebut senyawa C31G, didapatkan hal yang cukup efektif untuk mencegah kehamilan dan mungkin bisa sedikit lebih aman untuk digunakan. Burke menambahkan bagi perempuan yang tidak mau mengonsumsi hormon atau tidak suka bergantung dengan pasangan dalam hal pengendalian kelahiran, maka pemilihan spermicidal mungkin lebih baik dan akan membantu.

Peserta tidak diberitahu spermicidal apa yang digunakannya dan diminta untuk melakukan hubungan seksual setidaknya 4 kali dalam sebulan. Ketika produk digunakan dengan benar dan konsisten, maka didapatkan tingkat kehamilan yang menurun sebanyak 5 persen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spermicidal baik C31G atau nonoxynol-9 setidaknya sama baik dan kemungkinan bisa digunakan sebagai kontrasepsi. Hasil penelitian ini dilaporkan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology. Salah satu harapan peneliti yang mengembangkan spermicidal adalah ada kemungkinan senyawa ini tidak hanya mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, tapi juga mencegah infeksi menular seksual seperti HIV. Karenanya saat ini C31G tengah diuji secara luas sebagai microbicide.