Makanan Sarat Gizi,Pertumbuhan Anak Jadi Maksimal

Makanan Sarat Gizi,Pertumbuhan Anak Jadi MaksimalBagi kita orang tua membesarkan sang buah hati merupakan tantangan tersendiri. Siapa yang tidak bahagia melihat buah hatinya berkembang pesat dalam masa pertumbuhan? Tentunya tidak hanya secara fisik, tapi juga secara kecerdasan. Perkembangan anak sedikit banyak tergantung dari apa yang anda lakukan untuknya sebagai orang tua. Segala aktivitas si kecil, mulai dari berpikir, belajar dan bermain, tentunya tidak hanya didukung oleh Anda, tapi juga melalui apa yang dikonsumsinya. Gizi optimal mutlak diperlukan untuk mendorong perkembangan si kecil jadi maksimal, terutama otak.

Anda sendiri sudah tahu kemutlakan gizi optimal yang diperlukan, tapi apa-apa saja yang dibutuhkan oleh buah hati, mungkin Anda sendiri belum tahu dengan jelas. Ada 3 kandungan dasar yang sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan si kecil, yaitu protein, lemak dan vitamin. Untuk lebih rincinya, Anda bisa runut satu persatu.

– Protein
Fungsinya: Zat ini sangat diperlukan sebagai sumber energi, membangun otot rangka, mengganti sel tubuh yang rusak akibat penyakit, membentuk hormon, enzim dan pertahanan tubuh.
Sumbernya: Mulai dari telur, susu, daging, ikan , tempe, tahu sampai kacang-kacangan. Protein hewani sangat penting untuk pertumbuhan anak, dan lebih baik dari protein nabati karena berkomposisi lebih lengkap.

– Lemak
Fungsinya: Usia 0-5 tahun adalah saat emas pertumbuhan dan perkembangan otak yang tidak akan terjadi 2 kali dalam hidup.
Sumbernya: Asam lemak tak jenuh dapat diperoleh dari ikan laut dalam. Jangan ragu-ragu memberi buah hati Anda dagingnya ataupun dalam bentuk minyak ikan. Lupakan untuk memberinya susu tanpa lemak alias susu skim.

– Vitamin
1. Vitamin A
Tentunya sangat berguna untuk penglihatan, arntioksidan dan perkembangan fungsi sel tubuh.

2. Vitamin B
Terdiri dari vitamin B kompleks yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Kekurangan vitamin B membuat anak terlambat tumbuh serta kulit berisisk dan kelainan dalam rongga mulut dan hidung.

3. Vitamin C.
Kunci penting sistem pertahanan tubuh anak. Kekurangan vitamin C akan mengakibatkan gusi berdarah, mudahnya terserang infeksi dan memar pada kulit tanpa ada benturan.

4. Vitamin E.
Fungsinya: Sebagai antioksidan dan merangsang pembentukan sistem pertahanan tubuh serta pembentukan materi genetik.

5. Vitamin K.
Bila si kecil jatuh dan berdarah atau tergores, maka vitamin K ini akan menyumbangkan usahanya dalam fungsi pembekuan darah.

6. Zat Besi.
Pendukung perkembangan mental dan daya konsentrasi anak. Kekurangannya akan menyebabkan anemia.

7. Kalsium.
Sangat penting untuk melihat si kecil tumbuh tinggi dan besar karena pertumbuhan tulang serta gigi tergantung padanya. Belum lagi fungsi sel tubuh dan kerja syaraf. Bisa didapat dari susu serta produk berbahan susu dan kacang-kacangan.

8. Zinc.
Ini juga penting untuk masa mereka tumbuh. Terhambatnya pertumbuhan, nafsu makan buruk, berkurangnya ketajaman pengecapan dan terhambatnya penyembuhan luka adalah akibat kekurangan zat satu ini. Bisa didapat dari daging dan makanan laut.