Kinerja Otak Pada Wanita Hamil

Perempuan sama baiknya pada wanita yang tidak hamil.

Kinerja Otak Pada Wanita HamilSelama masa kehamilan, ada pendapat yang menyatakan wanita mengalami gangguan konsentrasi dan daya ingat. Mitos “otak bayi” yang menyebabkan problema kehamilan berdasarkan penelitian terbaru ternyata itu hanya merupakan sebuah kekeliruan.

Berdasarkan penelitian terhadap 1.241 perempuan sama baiknya pada wanita yang tidak hamil. Penelitian tim Australia yang menerangkan penurunan ingatan mungkin bersifat adaptif untuk mengalihkan calon pasangan untuk memberi perhatian lebih pada bayi.

Wanita akan mengalami masalah daya ingat dan konsentrasi, yang disebutkan sebagai tanda-tanda fisik kehamilan. Yang terjadi adalah wanita hamil menggeser fokus mereka dari masalah pekerjaan menjadi upaya membantu mempersiapkan kelahiran bayi. Sementara calon ibu baru lainnya berniat mengurus bayi mereka. Namun dia mengatakan pergeseran bukan berarti adanya defisit kognitif atau penurunan daya ingat.

Selama empat tahun penelitian dengan menggunakan tes interval memori, setengah dari wanita hamil dalam studi tidak mengalami penurunan kinerja dalam memori mereka. Skor  dalam tes tetap tidak berubah sebelum dan setelah kehamilan dan tidak berbeda jauh antara kelompok perempuan yang menjadi ibu dan kelompok yang tidak hamil.

Penelitian menitikberatkan pada waktu beristirahat cukup bagi wanita hamil dan bayinya. Tekanan fisik dan emosional pada tubuh wanita saat kehamilan dapat membuat wanita merasa lebih capek dari biasanya. Keletihan, baik pada pria maupun wanita bisa menghilangkan konsentrasi dan menyebabkan daya ingat tidak berfungsi secara efektif.