Ketahui Tanda-Tanda Bahaya Pada Kehamilan

Ketahui Tanda-Tanda Bahaya Pada KehamilanKementrian Kesehatan terus melakukan upaya untuk menurunkan jumlah Angka Kematian Ibu (AKI) dan meningkatkan Angka Kelahiran Bayi (AKB). Saat ini AKI di Indonesia mencapai 307 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB 34 per 1000 kelahiran hidup. Rata-rata kematian pada ibu menurut Sekjen Kementrian Kesehatan RI, Ratna Rosita akibat beberapa hal terutama saat masa kehamilan.

Sementara penyebab tidak langsung kematian ibu dan bayi baru lahir adalah karena kondisi masyarakat yang minim pendidikan, dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi dan budaya. Beberapa hal tersebut menyebabkan kondisi 3 terlambat (terlambat mengambil keputusan, terlambat sampai di tempat pelayanan dan terlambat mendapatkan pertolongan). Keterlambatan-keterlambatan tersebut bisa dihindari apabila ibu dan keluarga mengetahui tanda bahaya kehamilan dan persalinan serta tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasinya.

Untuk itu ketahuilah tanda-tanda bahaya pada kehamilan:

1. Perdarahan pada hamil muda mamupun hamil tua

2. Bengkak di kaki, tangan atau wajah disertai sakit kepala atau kejang

3. Demam atau panas tinggi

4. Air ketuban keluar sebelum waktunya

5. Bayi dalam kandungan geraknya berkurang atau tidak bergerak

6. Muntah terus menerus dan tidak mau makan

Selain 6 masalah penyebab keguguran tersebut, masalah lain pada kehamilan yang perlu diwaspadai juga termasuk batuk lama, lemah , jantung berdebar-debar, gatal pada kemaluan dan keluar keputihan. Untuk mencegahnya, lakukan pula pemeriksaan rutin ke dokter atau bidan. Ini adalah cara tepat untuk mendeteksi segala kemungkinan buruk yang bisa terjadi pada kehamilan Anda.