Kesulitan Menyusui Bayi

Kesulitan Menyusui BayiSelama ini ibu yang kesulitan menyusui anaknya diduga karena makanan yang dikonsumsi kurang gizi, stres atau rendahnya motivasi untuk memberikan ASI. Peneliti kini punya jawabannya, kenapa ada ibu yang susah mengeluarkan air susu untuk bayinya. Kesulitan untuk menyusui bayi disebabkan oleh tingginya kadar hormon testosteron selama hamil. Hal ini disimpulkan setelah meninjau berbagai bukti yang ada serta melibatkan 180 ibu hamil.

Setelah mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti usia, pendidikan dan merokok, didapatkan ibu yang memiliki kadar hormon testosteron tinggi selama hamil memiliki kesulitan dalam menyusui bayinya. Hormon testosteron yang ada di dalam tubuh bisa mempengaruhi perkembangan jaringan kelenjar di payudara. Sehingga hal ini mempengaruhi kesuksesan seorang ibu untuk menyusui bayinya.

Salah satu cara untuk mengatasinya cobalah untuk melakukan sesuatu yang bisa membuat ibu merasa senang dan bahagia. Karena pikiran atau sugesti juga turut membantu kelancaran menyusui. Meski demikian, para ibu tetap dianjurkan untuk menyusui anaknya secara eksklusif selama 6 bulan. Ini dikarenakan saat usia tersebut hanya ASI lah yang merupakan bentuk gizi terbaik untuk bayi.

ASI adalah nutrisi sempurna yang dibutuhkan hingga bayi berusia 6 bulan, mencegah terjadinya obesitas di masa kanak-kanak nanti serta melindungi bayi dari penyakit dan segala infeksi.