Kenapa Nafas Bayi Ngos Ngosan

IBUBAYI.COM – Apakah bayi Anda mengalami laju pernafasan yang tidak seperti biasanya? Jika ia maka sebaiknya Anda segera memeriksakan kondisi buah hati Anda siapa tahu hal itu disebabkan oleh infeksi pneumonia. Apakah Anda tahu masalah ini telah membunuh setidaknya 5,9 juta balita meninggal dunia dan 944.000 di antaranya terserang pneumonia. Masalah ini telah disurvei pada tahun 2015 yang lalu.

kenapa-nafas-bayi-ngos-ngosanBanyaknya angka kematian balita disebabkan oleh infeksi pneumonia ini tidak membuat orangtua tahu akan gejala dan tanda awal pneumonia yang menjadi pembunuh nomor satu balita. Seorang spesialis anak mengatakan jika salah satu gejala pneumonia diakibatkan oleh kekurangan oksigen yang masuk ke dalam paru-paru, yang membuat laju napas cepat atau bahkan si anak mengalami sesak napas.

Seorang anak yang mengalami masalah pneumonia, maka anak itu akan terlihat gelisah, tarikan napasnya lebih cepat dari biasanya, ada tarikan dinding dada bagian bawah, hingga tiba-tiba bibirnya jadi membiru. Sebagai orangtua sebaiknya Anda tahu bagiamana cara deteksi dini sesuai anjuran WHO kepada anak, yang sudah mendapat gejala pneumonia yang semakin membahayakan nyawanya. Hitung frekuensi napas si anak apabila mengalami kecepatan berbeda dari biasa atau disebut dengan tachypnea.

Adapun batasan frekuensi napas bayi kurang dari dua bulan yaitu 60. Pada bayi usia dua hingga 12 bulan memiliki batas frekuensi napas 50. Sementara, pada balita satu hingga lima tahun hanya memiliki frekuensi kecepatan napas hingga 40.

Apabila lebih dari batasan frekuensi kecepatan napas, segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan gawat darurat sesuai prosedurnya.