Kehamilan Di Usia Tua

Kehamilan Di Usia TuaKehidupan Anda telah memasuki usia 40 tahun, namun justru pada saat inilah dalam rahim Anda tumbuh sang buah hati. Kebahagiaan dan kekhawatiran bercampur menjadi satu. Bagaimana menjalani kehamilan dan proses persalinan yang sehat dan aman di usia yang cukup berisiko bagi wanita ini? kehamilan dengan risiko komplikasi yang tinggi. Pada usia ini kualitas sel telur yang diproduksi sudah tidak bagus, dan ketika bertemu sperma akan menghasilkan kualitas janin yang tidak bagus. “Seiring bertambahnya usia maka risiko kelahiran bayi dengan down syndrome adalah 1:50, hal ini sangat jauh berbeda pada kehamilan wanita usia 20-30 tahun yang memiliki risiko sebesar 1:1500. Selain itu kehamilan ini juga memiliki risiko keguguran yang tinggi karena terjadi nature selection, yaitu janin yang awalnya tidak bagus bisa jadi tidak berkembang pada satu tahap tertentu atau tumbuh namun dengan kelainan,

Risiko ini akan sama bahkan lebih meningkat pada kehamilan bukan anak pertama, seperti komplikasi pendarahan dan keguguran. Salah satu komplikasi yang biasa terjadi pada kehamilan ini adalah preclampsia yang menyebabkan terjadinya pendarahan saat hamil atau setelah melahirkan. “Begitu Anda mengetahui kehamilan, datanglah ke dokter kebidanan dan konsultasikan mengenai pilihan screening atau tes yang bisa dilakukan,” imbuhnya. Berbagai pilihan yang dapat dilakukan antara lain adalah: USG, Triple Test dengan mengambil sample darah, Nuchal Translucency yang mengukur ketebalan belakang leher janin, dan Amniocentesis yaitu pengambilan cairan ketuban dari dalam rahim, yang selanjutnya dikirim ke lab genetik untuk dilihat adakah kelebihan atau kelainan kromosom kelamin. Panduan dan kunjungan ke dokter menjadi program utama dalam agenda Anda.

Tips:
– Makan dan hidup sehat.
– Olahraga low-impact.
– Minum suplemem asam folat.

Tanda-tanda Kehamilan

Tanda-tanda kehamilan dibagi menjadi 2 gejala yaitu gejala kehamilan tak pasti dan gejala kehamilan pasti.

Gejala Kehamilan Tidak Pasti
– Tidak haid sama sekali adalah gejala pertama yang dirasakan oleh seorang wanita yang menyadari kalau dirinya sedang hamil. Penting untuk dicatat tanggal hari pertama haid terakhir guna menentukan usia kehamilan dan memperkirakan tanggal kelahiran.
– Rasa mual dengan diikuti muntah ataupun tidak sering terjadi pada bulan bulan pertama kehamilan.
– Ngidam atau menginginkan sesuatu baik itu makanan, minuman atau hal hal yang lain.
– Gangguan buang air besar karena pengaruh hormonal.
– Sering kencing terutama bila kehamilan sudah besar.
– Kadang kadang wanita hamil bisa pingsan di keramaian terutama pada bulan bulan.
– Kadang kadang wanita hamil bisa pingsan di keramaian terutama pada bulan bulan awal kehamilan.
– Tidak ada nafsu makan, mungkin ada hubungannya dengan rasa mual.

Tanda Gejala Kehamilan Tidak Pasti
– Perubahan warna kulit menjadi lebih gelap dari sebelumnya yang kira kira terjadi diatas minggu ke 12 kehamilan.
– Keputihan atau keluarnya cairan berlebihan dari vagina karena pengaruh hormonal.
– Perubahan payudara menjadi lebih tegang dan membesar.
– Gusi bengkak terutama pada bulan bulan pertama kehamilan.
– Pembesaran perut terutama tampak jelas setelah kehamilan 14 minggu.
– Tes kehamilan memberikan hasil positif.

Tanda Pasti Hamil
– Pada perabaan di bagian perut dirasakan adanya janin serta gerak janin.
– Bila didengarkan menggunakan alat Doppler maka akan terdengar detak jantung janin.
– Pada pemeriksaan USG dilihat gambaran janin.
– Pada pemeriksaan rontgen terlihat gambaran rangka janin.