Keadaan Hamil Resiko Tinggi Tingkat Pertama dan Tingkat Kedua.

Keadaan Hamil Resiko Tinggi Tingkat Pertama dan Tingkat Kedua.Hamil resiko tinggi tingkat pertama
Hendaknya ibu hamil mengetahui resiko tinggi tingkat pertama yang adalah sebagai berikut :
1. Tinggi badan kurang dari 145 cm dan tinggi badan kurang dari 38 kg;
2. Kurang darah yaitu Hb kurang atau sama dengan sepuluh gm/dl;
3. Sembab (edema) pada tungkai;
4. Kehamilan lebih dari tiga anak dengan jarak kurang dari dua tahun;
5. Usia wanita hamil kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun;
6. Kehamilan ganda atau lebih (kembar 2 dan lain sebagainya).
Dalam keadaan ini perlu melakukan pemeriksaan rutin sebulan sekali sampai dengan usia hamil tujuh bulan, kemudian dua kali seminggu agar dapat dihindarkan kelahiran patologik.

Hamil resiko tinggi tingkat kedua
Tanda-tanda dibawah ini tampak pada kehamilan resiko tinggi tingkat kedua, yaitu:
1. Toksemia gravidum (keracunan kehamilan)
2. Rhesus iso imunisasi
3. infeksi pada ibu hamil
4. pertumbuhan janin yang lambat
5. Antepartum hemorhagi (pendarahan sebelum melahirkan misalnya : placenta previa (ari terletak dimuka jalan lahir)
6. Letak bayi dalam kandungan tidak normal (misalnya letak bokong, lintang dan sebagainya)
7. Kehamilan ganda
8. Poly dan oligo hidramnion (air ketuban terlalu banyak atau sedikit)
9. Disporposi cefalo-pelvik (ukuran kepala dan rongga panggul tidak sesuai)
10. Fetal distress ( janin dalam keadaan gawat)