Jika Ibu Hamil Sakit dan Harus Bekerja

Jika Ibu Hamil Sakit dan Harus BekerjaJika anda adalah wanita bekerja, kehamilan tak perlu menjadi hambatan dalam karir Anda. Namun jika saat hamil Anda mengalami suatu keluhan/penyakit, memang diperlukan beberapa tindakan tepat.

Berikut 6 tips singkat agar Anda dapat mengatasi kehamilan Anda selama bekerja:

1. Jika mungkin, berusaha bernegosiasi dengan perusahaan agar bisa mengerjakan pekerjaan paruh waktu.

2. Jika pekerjaan mengharuskan Anda melakukan pekerjaan yang sangat melelahkan fisik, jam kerja panjang atau terlalu banyak berdiri, usahakan membicarakannya dengan atasan agar bisa bertukar tempat dengan teman lain untuk sementara.

3. Jangan lupa membawa obat yang harus diminum dan tepat jadwalnya.

4. Beritahukan pada teman dekat di kantor nomor telepon suami atau dokter yang bisa dihubungi jika tiba-tiba Anda mengalami keluhan mendadak.

5. Taati pantangan-pantangan yang dapat menimbulkan munculnya keluhan pada penyakit Anda.

6. Kunjungi dokter Anda secara teratur walaupun saat itu mungkin belum ada keluhan yang muncul .

Cara Mengatasi Gangguan Punggung.

Tahukah anda bahwa tanpa disadari banyak organ tubuh anda bekerja 24 jam nonstop? Punggung adalah salah satunya. Karena itu, kesehatan punggung harus selalu dijaga, di antaranya dengan berolahraga dan menghindari stress.

Ada bebrapa gangguan pada punggung:

1. Stress.

Punggung sangat sensitive terhadap ketegangan otot akibat stress sehari-hari. Dalam keadaan lemah dan kaku, otot punggung mengalami spasme . Kondisi ini menyebabkan aliran darah yang mengangkut oksigen menjadi terhambat, sehingga otot kekurangan oksigen.

2. Postur tubuh yang buruk.

Postur tubuh yang kurang tepat menyebabkan lengkung tulang belakang tidak berada dalam satu garis lurus sehingga mudah cedera dan menimbulkan kelainan premature pada diskus.

3. Kurang Olahraga.

80 persen kasus nyeri tulang punggung disebabkan karena buruknya kelenturan otot atau kurang berolahraga.

4. Cedera dan ketegangan otot.

Gerakan memutar, membungkuk atau mengangkat beban berat yang tidak dilakukan secara benar, akan mengakibatkan ketegangan pada otot atau cedera ligamen.

5. Osteoarthritis.

Proses penuaan menyebabkan diskus keluar dari tempat semestinya dan menghasilkan pertumbuhan tulangbaru seperti taji yang menimbulkan radang sendi disertai nyeri.