Jika Bayi Lebih Sering Alergi

Jika Bayi Lebih Sering AlergiSeseorang yang alergi biasanya dikaitkan dengan daya tahan tubuhnya yang lemah, padahal tidak selalu demikian. Berdasarkan sebuah penelitian terbaru di Finlandia, bayi yang lahir di bulan Oktober dan November cenderung alergi terhadap beberapa makanan dibandingkan dengan bayi yang lahir di musim panas atau dua musim lainnya. Hasilnya, tingkat terjadinya alergi bervariasi tergantung dari musim saat bayi tersebut lahir. Rentangnya adalah dari 5 persen pada mereka yang lahir pada bulan Juni/Juli hingga 9,5 persen untuk mereka yang lahir di bulan Oktober dan November.

Bandingkan dengan mereka yang mengalami masa kehamilan tersebut di bulan Desember atau Januari, yang tingkat alerginya hanya 6 persen. Studi sebelumnya juga membuktikan bahwa bayi yang lahir di musim gugur atau musim dingin lebih rentan terhadap dermatitis dan gangguan pernafasan yang membuat nafas bayi menjadi berbunyi. Penulis jurnal ini menyebutkan, hal ini kemungkinan disebabkan karena fetus mulai memproduksi antibodi untuk melawan alergen pada masa kehamilan 11 minggu dan memproduksi antibodi untuk melawan alergen-alergen yang spesifik pada masa kehamilan 24 minggu. Cuaca dan suhu di bulan-bulan tertentu diperkirakan bisa mempengaruhi perkembangan janin.