Istri Bisa Hamil Walaupun Suami Sudah Vasektomi

Istri Bisa Hamil Walaupun Suami Sudah VasektomiVasektomi adalah kontrasepsi bedah untuk pria dengan cara memutus saluran spermanya. Lelaki yang melakukan vasektomi secara permanen tidak bisa menghamili perempuan sehingga kerap dicurigai mudah berselingkuh. Operasi vasektomi menghambat saluran spermatozoa (vas deferens) yang membawa sperma keluar. Operasi ini biasanya dilakukan di klinik atau rumah sakit dengan melibatkan pemotongan dan mengikat mati (cauterizing) saluran sperma.

Pria yang melakukan vasektomi secara permanen tidak bisa menghamili perempuan karena saluran spermanya sudah diputus. Tapi ternyata masih ada risiko hamil pada 3 bulan pertama setelah melakukan vasektomi. Makanya tidak heran jika ada kasus istri masih hamil setelah suami di vasektomi. Tapi kasus seperti ini sangat jarang, risiko kehamilan setelah vasektomi umumnya kurang dari 1 persen.

Ada beberapa keuntungan dan kerugian dari kontrasepsi vasektomi yaitu:

Keuntungan:

– Vasektomi adalah operasi kecil yang aman, sangat efektif dan bersifat permanen.
– Baik dilakukan pada laki-laki yang memang sudah tidak ingin memiliki anak.
– Vasektomi lebih murah dan lebih sedikit komplikasi dibandingkan dengan sterilisasi tuba.
– Pria memiliki kesempatan untuk gantian KB dengan istrinya.
– Tidak mempengaruhi kemampuan seorang pria dalam menikmati hubungan seksual.

Kerugiannya:

– Beberapa laki-laki takut vasektomi ini akan mempengaruhi kemampuannya berhubungan intim atau menyebabkan gangguan ereksi.
– Ada sedikit rasa sakit dan ketidaknyaman beberapa hari setelah operasi, rasa sakit ini biasanya bisa hilang dengan konsumsi obat ringan.
– Seringkali harus melakukan kompres dengan es selama 4 jam untuk mengurangi pembengkakan, pendarahan dan rasa tak nyaman serta harus memakai celana yang dapat mendukung skrotum selama 2 hari.
– Operasi tidak efektif dengan segera. Pasien diharuskan memakai kondom terlebih dahulu untuk membersihkan tabung dari sisa sperma yang ada. Untuk mengetahui sudah steril atau belum, biasanya dilakukan pemeriksaan mikroskop setelah 20-30 kali ejakulasi.
– Vasektomi tidak memberikan perlindungan terhadap infeksi seksual menular termasuk HIV.
– Penyesalan setelah vasektomi lebih besar jika laki-laki masih berusia di bawah 25 tahun, terjadi perceraian atau ada anaknya yang meninggal.
– Dibutuhkan waktu 1-3 tahun untuk benar-benar memastikan apakah vasektomi bisa bekerja efektif 100 persen atau tidak.