Pada awalnya pemeriksaan kardiotokografi dikerjakan saat persalinan (inpartu). Namun, kemudian terbukti bahwa pemeriksaan kardiotokografi ini banyak manfaatnya pada masa kehamilan, khususnya pada kasus-kasus dengan faktor risiko untuk terjadinya gangguan kesejahteraan janin (hipoksia) dalam rahim seperti: a. Hipertensi dalam kehamilan/gestosis b. Kehamilan dengan diabetes mellitus c. Kehamilan post-term d. Pertumbuhan janin dalam rahin terhambat e. Ketuban pecah prematur (KPP) f. Gerakan […]