Cara Untuk Merangsang Pancaindera Bayi

Selama ini bayi yang baru lahir selalu menerima dan menanggapi rangsangan dari lingkungan sekitar. Karena itu orangtua harus cermat dalam memberikan rangsangan untuk buah hatinya.

Bayi yang baru lahir sebenarnya sudah bisa melihat, mendengar, merasakan, mencium dan mengenal rasa, meskipun beberapa bayi terkadang membutuhkan waktu untuk membuat kelima indera ini sepenuhnya matang. Karena semua indera di tubuhnya sudah dikembangkan sejak usia tujuh bulan dikandungan.

Kegagalan dalam memberikan rangsangan bisa berdampak buruk terhadap pertumbuhan fisik dan psikologis serta perkembangannya. Karena itu orangtua harus memahami bagaimana cara memberikan.

Rangsangan pada bayi untuk membantunya mengenal dunia

Indera perasa (sentuhan)
Salah satu cara yang paling penting untuk berkomunikasi dengan bayi adalah melalui sentuhan, karena bayi sangat menikmati setiap gerakan tangan dan gerakan yang lembut. Selama di dalam rahim bayi sudah terbiasa digoyang oleh gerakan-gerakan sang ibu, sehingga setelah lahir bayi akan merasa terhibur jika digoyang-goyangkan.

Indera penciuman dan rasa
Bayi yang baru lahir akan sangat cepat untuk mengenali bau terutama bau ibunya, sehingga jika ibu selalu berada di dekat bayi maka akan mudah baginya untuk mengenali bau sang ibu.

Indera pendengaran
Selama trimester terakhir kehamilan, bayi sudah bisa mendengarkan suara ibunya. Indera pendengaran ini sudah bisa dirangsang sejak bayi dilahirkan melalui suara-suara lembut, kotak musik, mainan yang menimbulkan bunyi menenangkan, mendengarkan seseorang bernyanyi atau mengajaknya berbicara.

Indera penglihatan
Meskipun sistem penglihatannya belum berkembang sempurna, tapi bayi bisa melihat cukup baik pada jarak tertentu terutama jarak dari hidung si kecil ke puting ibunya. Untuk merangsangnya bisa dengan memberikan beberapa pola atau benda yang menarik,