Cara Menggendong Bayi Baru Lahir

Cara Menggendong Bayi Baru LahirBayi yang baru saja lahir, perlu segera dirawat dengan dibersihkan dari sisa air ketuban yang menempel ditubuhnya. Kondisinya masih sangat lemah, sehingga untuk mengangkat atau menggendongnya perlu mendapat perhatian khusus.

Perlu juga dikenali bagian yang lemah dan kuat, dan daerah-daerah yang dapt membuat bayi merasa nyaman.

Pengalaman pertama mengangkat dan menggendong bayi, bukan hanya membuat ayah atau ibu gugup, tapi juga si bayi. Begitu dikatakan Einsenberg dkk. dalam bukunya yang dialihbahasa, Bayi pada Tahun Pertama: Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan.

Ada beberapa tips menggendong bayi bagi yamg belim berpengalaman

Mengangkat Bayi
– Sebelum menyentuh si kecil, ia harus mengetahui lebih dulu kehadiran anda. Bisa lewat suara atau kontak mata. Bila tidak, bayi akan terkejut dan gelisah.

– Dengan lembut, selusupkan tangan-tangan Anda ke bawah tubuhnya. Satu tangan di bawah leher dan kepalanya, satu tangan di bawah bokong. Biarkan kedua tangan Anda berada di sana untuk beberapa saat sebelum Anda mengangkatnya.

– selusupkan tangan Anda ke bawah kepala dan punggung sehingga lengan Anda bertindak sebagai dukungan bagi punggung dan leher, sementara tangan yang lainnya memegangi bagian bokong.

– Kemudian gunakan tangan yang memegang bagian bokong untuk menahan tungkai kaki. Bungkukkan badan, dekatkan tubuh Anda ke bayi, lalu perlahan-lahan angkat si bayi ke arah tubuh Anda sambil membujuknya.

Meletakkan Bayi
– Saat hendak meletakkannya kembali, pegangi bayi dekat dengan tubuh Anda, sementara Anda membungkuk ke arah tempat tidur atau boks bayi. Satu tangan di bokong bayi, tangan lain menyangga punggung, leher, dan kepala.

– Biarkan kedua tangan Anda untuk beberapa saat, sampai bayi merasa aman dan nyaman, sebelum Anda menariknya keluar dan menyesuaikan posisi tidurnya.

– Beri tepukan lembut atau sentuhan di punggungnya dan sedikit kata-kata untuk memberinya tanda bahwa Anda akan pergi.