Cara Mengatasi Ngempeng Pada Si Kecil

Cara Mengatasi Ngempeng Pada Si KecilSaat ini banyak orangtua yang menggunakan bantuan empeng untuk menenangkan bayinya. Tapi jika kebiasaan ini berlanjut terus akan membuat orang tua sulit melepaskannya. etiap bayi pada usia tertentu memang memiliki dorongan alami untuk mengisap, dan hal ini tidak selalu berarti buruk karena bayi bisa mengatur sendiri kenyamanannya. Tapi jika kebiasaan ini tidak dihentikan, maka akan menimbulkan kerugian pada anak nantinya terutama terhadap pertumbuhan giginya.

Tidak mudah memang untuk bisa menghentikan kebiasaan ini, terutama jika sudah terjadi sejak masih bayi. Namun American Asociated of Pediatrics (AAP) menuturkan kebiasaan mengisap empeng ini harus dihentikan saat anak berusia 2-4 tahun. Jika hingga usia di atas 4 tahun masih dilakukan, maka akan menimbulkan kerugian seperti gangguan dalam pola makannya. Tidak ada cara ajaib yang bisa langsung menghentikan kebiasaan anak. Karena itu semuanya membutuhkan proses dan orangtua harus mengetahui satu atau dua hal mengenai kebiasaan anaknya itu.

Setelah berhasil, maka hal berikutnya adalah membatasi waktu penggunaannya. Mulailah dengan hanya boleh menggunakan saat malam hari saja, lalu dipersempit lagi hanya pada waktu-waktu tertentu. Memberikan batasan-batasan seperti ini juga termasuk pembelajaran perkembangan anak.

Salah satu alasan anak masih mengempeng karena bisa mengurangi rasa ketidaknyamanan si kecil, untuk itu orangtua harus mengetahui penyebabnya. Kondisi ini bisa diganti dengan lebih sering memberinya perhatian, memberinya kegiatan lain untuk mengalihkan perhatiannya dari empeng atau memberikan makan, minum dan cemilan yang cukup sehingga anak tidak perlu mengisap empeng untuk menahan lapar dan haus.