Cara Memberi Rangsangan Pada Janin

Anda tak perlu menunggu hingga bayi Anda lahir untuk ikut menikmati musik. Anda juga bisa memberikan rangsangan lain agar janin Anda lebih aktif dengan memberi sentuhan atau permainan cahaya.

Menurut hasil riset Dr. Chapman J. S. dari New York University, AS, janin mulai bisa mendengar di usia 26 minggu, atau trimester ke-3. Cairan amnion adalah sarana penghantar gelombang suara yang baik bagi janin, sehingga rangsangan suara dari sekeliling maupun dari luar rahim, dapat didengarnya. Tetapi riset tersebut juga membuktikan, jenis musik yang membuat ibu relaks, belum tentu memiliki efek yang sama bagi janin. Suara yang menenangkan janin adalah yang berirama teratur, atau kira-kira seperti suara detak jantung ibu yang biasa didengarnya.

Ajak bermain dengan…

  • Memutarkan aneka jenis musik kepada janin, disarankan musik tersebut memiliki rentang nada cukup lebar, mulai nada rendah hingga tinggi.
  • Mengajak janin berbicara dengan berbagai intonasi.
  • Memainkan alat musik, misalnya piano atau gitar

Rangsang sentuhan dan rabaan. Pada usia kehamilan 16 minggu janin akan bereaksi terhadap sentuhan, rabaan atau tekanan yang mengenai perut ibunya. Reaksi yang paling sering ia tunjukkan, menurut riset Dr. J. Atkinson dan Dr. O. Braddick dari Universitas London, Inggris, adalah dengan gerakan mengisap jempolnya.

Ajak bermain dengan…

  • Mengusap-usap bagian perut yang menonjol akibat tekanan tubuh janin.
  • Mengetuk-ngetuk perut dengan hitungan dan tunggu sampai janin membalas ketukan Anda dengan gerakan yang dilakukannya. Misalnya, dengan menendang, menunjukkan kaki atau tangannya ke permukaan perut.
  • Menekan bagian perut yang menonjol karena tekanan kaki atau tangan janin. Biarkan janin membalas dengan menunjukkan tonjolan di bagian lain perut Anda.

Rangsang cahaya. Kelopak mata janin pada usia kehamilan 26 minggu, biasanya belum terbuka. Namun demikian, hasil riset Dr. Jason C. Birnholz dari New York Academy of Sciences, Amerika Serikat, membuktikan, janin sudah menunjukkan reaksi terhadap cahaya ketika perut ibunya disinari. Reaksi janin terlihat dari peningkatan denyut jantungnya. Terkadang ia bahkan mampu menggerakkan tangannya ke arah mata – seperti menutupi mata – akibat merasa silau.