Cara Cegah Obesitas pada Bayi dan Balita

Obesitas tak hanya melanda orang dewasa. Kini, balita pun rawan kegemukan. Untuk itu sejak masih kecil sebaiknya balita dibiasakan olahraga setidaknya tiga jam seharinya. Pakar kesehatan percaya bayi seharusnya berenang dan didorong untuk melakukan senam. Dan balita harus berjalan minimal selama 15 menit seperti berjalan rutin ke kamar bayi.

Panduan olahraga ini dikeluarkan bagi anak-anak balita untuk pertama kalinya dan akan dikeluarkan pekan ini di tengah kekhawatiran ancaman obesitas. Pejabat Kesehatan di Inggris Sally Davies mengatakan dengan berolahraga mereka bergerak dan berguna untuk kesehatan.

“Ada bukti dengan membiarkan anak-anak merangkak, bermain, atau berguling-guling di lantai penting selama tahun pertama”.

“Bermain memungkinkan balita untuk bergerak dan tiga jam sehari adalah penting,” jelasnya.

“Saya pikir ada orangtua yang tidak menyadari betapa pentingnya secara fisik aktif bagi anak-anak mereka minimal selama tiga jam”.

Profesor Fiona Bull, yang merupakan Asisten Direktur British Heart Foundation National Centre for Physical Activity di Loughborough University juga memperingatkan anak-anak seharusnya mengurangi menonton televisi.

Angka NHS menunjukkan hampir seperempat anak-anak berusia empat dan lima tahun kelebihan berat badan atau obesitas. Para ahli memperkirakan 63 persen anak-anak bisa kelebihan berat badan pada tahun 2050 jika tren ini terus berlanjut. Pedoman yang merupakan peringatan di Inggris ini akan dikeluarkan menghadapi bom waktu penyakit hati, sebab banyak anak-anak yang kelebihan berat badan. Profesor Martin Lombard dari Departemen Kesehatan berkata budaya makan berlebihan menempatkan lebih dari 500.000 nyawa orang muda berisiko.