Bila Si Kecil Digigit Nyamuk

Bila Si Kecil Digigit NyamukSebagai seorang ibu sangat tidak menyenangkan bila melihat si kecil digigit nyamuk.

Sebagai seorang ibu sangat tidak menyenangkan melihat si kecil merasa tidak nyaman karena digigit nyamuk. Selain kulitnya gatal, tidurnya pun jadi terganggu. Bila ia akhirnya menangis, Anda pasti bakal repot menenangkannya. Apalagi bila meninggalkan bekas di tubuhnya. Gigitan nyamuk tidak akan mencederai si kecil. Kecuali, bila yang menggigit adalah nyamuk penyebar penyakit, seperti Aedes aegypti dan Anopheles . Kedua nyamuk itu menyebabkan demam berdarah dan malaria.

Untuk menyiasati gigitan nyamuk tidaklah susah. Segera beri bedak pada bekas gigitan yang memerah. Sebaiknya, gunakan bedak yang mengandung senyawa mentol. Bedak ini akan memberi efek dingin, yang dapat mengurangi rasa gatal. Perlu diingat untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk, jangan terlalu banyak menggunakan bedak mentol. Cukup ditaburi di kulit yang digigit nyamuk saja. Bila bekas gigitan nyamuk banyak, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter. Kalau perlu, dokter akan memberinya obat antiradang.

Cara Mencegahnya.

Cegah nyamuk bertandang ke rumah Anda dengan selalu menjaga dan memperhatikan kebersihan lingkungan rumah. Misalnya saja, dengan tidak membiarkan air tergenang, dan menutup rapat-rapat tempat penampungan air. Selain itu, lakukan juga:

– Pasang kelambu di atas boks bayi, atau menutup si kecil dengan penutup yang bentuknya mirip tudung saji yang sekelilingnya dilapisi kelambu.

– Selimuti tubuh si kecil. Bisa juga, kenakan baju berlengan panjang dan celana panjang.

– Ciptakan kamar tidur bayi yang bebas nyamuk dengan menggunakan.

– Obat anti nyamuk semprot.

– Obat anti nyamuk listrik.

– Pasang kawat anti nyamuk pada setiap ventilasi kamar maupun ruangan lainnya.

Setelah melakukan berbagai pencegahan, tetap pantau kondisi si kecil, karena bukan tak mungkin ada nyamuk yang “lolos” dari upaya Anda tersebut.

Cara Cegah Demam Berdarah Untuk Si Kecil.

1. Kenali gejala DB

Walau sudah basah sedikit, tak ada salahnya membuka payung untuk mencegah basah lebih banyak. Mengenali secara dini gejala demam berdarah akan sangat membantu mengatasi penyakit dan juga mencegah penularan pada orang lain.

2. Lakukan penyemprotan insektisida

Lakukan penyemprotan di lingkungan Anda bila sudah ditemukan penderita demam berdarah, sekurang-kurangnya 3 penderita demam tanpa sebab yang jelas, apalagi bila ditemukan jentik-jentik nyamuk di lokasi tersebut.

3. Menebarkan bubuk abate

Bubuk abate berguna untuk membasmi jentik nyamuk Aedes. Tebarkan di tempat-tempat air umum, penampungan air dan bangunan terutama yang sudah dihuni oleh jentik-jentik. Dosisnya 1 sendok makan peres (10 gram) abate untuk 100 liter air.

4. Jangan bosan 3 M

Jangan sepelekan slogan 3 M. Bila setiap orang di lingkungan Anda menyadari tak ada tempat sama sekali untuk nyamuk berkembang biak, wabah demam berdarah di lingkungan Anda bisa dicegah.

5. Lindungi diri Anda dan keluarga dari gigitan nyamuk

Terutama di musim-musim hujan seperti ini, tentu jamak bila nyamuk berlipat ganda. Melindungi kulit tak hanya membuat Anda terlindung dari gatalnya bekas gigitan nyamuk, tetapi juga penularan penyakit.