Beberapa Refleks yang Dialami Bayi

Beberapa Refleks yang Dialami BayiBeberapa refleks pada bayi ada yang sudah muncul sejak dilahirkan dan menghilang pada usia tertentu. Ini dia, beberapa refleks yang biasanya terjadi atau dialami oleh bayi. Refleks yang muncul biasanya sebagai tanda transisi untuk membantunya tetap hidup dan mempelajari apa yang dibutuhkannya agar bisa bertahan hidup.

Ada beberapa refleks yang dialami oleh bayi, yaitu:

Refleks tonic leher.

Ketika kepala bayi berpaling ke sisi yang berlawanan, maka bayi akan memperpanjang lengan dan kakinya ke sisi tersebut dan meregangkan lengan serta kakinya ke sisi yang berlawanan seperti posisi pemain anggar.

Refleks moro/startle (terkejut).

Ketika bayi terkejut oleh suara keras atau tiba-tiba terjatuh beberapa cm, maka bayi akan menunjukkan refleks melebarkan tangan dan jari-jarinya. Kemudian lengannya akan turun kembali dan mengepalkan jari-jarinya. Refleks ini akan muncul saat berusia 2 bulan dan menghilang setelah usia 4 bulan.

Refleks stepping (berjalan).

Ketika tubuhnya ditegakkan di atas permukaan datar seperti lantai, maka kakinya akan bergerak maju dan menjejakkan kakinya di lantai. Refleks ini akan hilang setelah bayi berusia 2-3 bulan.

Refleks grasping (menggenggam telapak tangan).

Ketika sebuah benda seperti pensil atau jari ibunya ditempatkan di telapak tangan bayi, maka ia akan memegang erat dan kekuatannya akan meningkat ketika benda tersebut ditarik keluar. Refleks ini akan hilang saat bayi berusia 5 bulan.

Refleks placing.
Refleks ini serupa dengan refleks stepping. Ketika bayi ditempatkan di tepi meja, maka ia akan mencoba untuk melangkah ke atas meja. Umumnya refleks ini akan hilang setelah berusia 2 bulan.