Beberapa Cara Merawat Si Kembar

Beberapa Cara Merawat Si KembarPunya anak kembar sekaligus tentu dibutuhkan tenaga dan waktu yang lebih banyak untuk mengurusnya. Tapi jika ibu menikmati setiap halnya, merawat bayi kembar bukanlah suatu hal yang rumit.

Ibu yang memiliki bayi kembar biasanya lebih mudah terkena ‘baby blues‘ dan postpartum depression.

Baby blues akan membuat ibu merasa terharu, mudah marah atau terlalu khawatir. Perasaan ini akan berlangsung beberapa hari tapi jika baru menjadi ibu bisa jadi hal ini berlangsung hingga beberapa minggu.

Sedangkan postpartum depression, ibu akan merasa putus asa, kehilangan nafsu untuk makan dan tidur atau memiliki pemikiran yang dapat membahayakan diri dan bayinya.

Sebaiknya ibu meminta bantuan oranglain seperti suami, orangtua atau baby sitter agar tidak merasa terlalu berat melakukan tugas ini.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam merawat bayi kembar, yaitu:

Memandikan bayi kembar
Memandikan bayi kembar menjadi tantangan tersendiri. Beberapa orangtua memandikan bayinya secara terpisah demi keselamatan dari bayi itu sendiri. Jika tak sanggup melakukannya sendirian, sebaiknya meminta bantuan orang lain selama proses memandikan.

Menyusui bayi kembar
Dibutuhkan keahlian khusus agar bisa menyusui dua bayi sekaligus, untuk itu tak ada salahnya jika berkonsultasi dengan pakar laktasi agar bisa memberikan tips-tips dasar untuk menyusui kedua anaknya. Jika belum berhasil, tidak menjadi masalah jika harus memompa ASI dan menaruhnya di botol. Lakukan secara bergantian agar bayi tidak mengalami bingung puting.

Memberi pakaian yang sama

Anak kembar identik dengan pakaian yang sama. Orangtua boleh membelikan pakaian dengan model yang sama, tapi sebaiknya tetap memberikan perbedaan pada warnanya. Jika anak sudah semakin besar, orangtua jangan memaksakan anak untuk selalu memakai pakaian yang sama.

Ruang sendiri
Memberikan bayinya ruang, pakaian dan keperluannya sendiri-sendiri. Meskipun bayinya kembar, tapi tetap saja keduanya adalah individu yang berbeda.

Memberikan nama bayi

Berikan nama yang berbeda dan jangan memanggilnya dengan sebutan si kembar. Usahakan orangtua selalu memanggil bayinya dengan namanya sendiri.

Perhatikan perkembangan

Meskipun tidak boleh membanding-bandingkan anak, tapi orangtua harus tetap waspada jika salah satu anaknya mengalami keterlambatan dalam kemampuan seperti berjalan atau berbicara.