Bayi Tidak Akan Tertular Ikut Menguap

Bayi Tidak Akan Tertular Ikut MenguapSelama ini diketahui kalau menguap menular dari satu orang ke orang lain. Tapi peneliti di Inggris menemukan bahwa bayi dan anak-anak kecil tidak akan tertular ikut menguap. Bayi dan balita hampir tidak pernah ikut menguap jika meihat atau berada di sekitar orang yang menguap. Kondisi ini tentu saja kontras dengan orang dewasa yang sekitar 50 persennya pasti ikut menguap jika melihat orang lain menguap. Fenomena ini yang membuat menular adalah sesuatu yang menular (contagious yawning). para ibu diminta mencatat kapan dan seberapa sering anaknya menguap.

Diketahui bayi berusia 6-34 bulan menguap setelah bangun di pagi hari atau setelah tidur siang, dan jumlahnya lebih sedikit dari orang dewasa yang rata-rata menguap 9 kali per hari. Para ibu ini juga tidak melaporkan bahwa anak-anaknya tertular menguap. Bayi dan balita yang rata-rata berusia 2 tahun diperlihatkan video bayi yang sedang menguap. Diketahui hanya 3 dari 22 bayi yang ikut menguap saat melihat video tersebut. Anak-anak di bawah 5 tahun cenderung tidak tertular menguap. Namun saat ia mencapai usia 12 tahun, maka ia akan ikut tertular dan memiliki tingkatan yang sama seperti orang dewasa. Hal ini kemungkinan karena menguap identik dengan tanda empati, dan biasanya kondisi ini mulai berkembang saat anak berusia 6 tahun.