Akibat dari Pemantauan Kesejahteraan Janin

https://www.ibubayi.comTrauma jaringan Lunak

Trauma jaringan lunak biasanya sebagai akibat tindakan yang dilakukan untuk memantau kesejahteraan janin (pengambilan darah dari kulit kepala janin untuk mengetahui pH atau pemasangan electrode pada kulit kepala untuk memantau detak jantung janin).

Perlukaan ini umumnya tidak akan menimbulkan perdarahan, infeksi ,atau abses.

Hematoma Sefal

Hematoma sefal merupakan pengumpulan darah di subperiosteal akibat rupture pembuluh darah yang berada di antara tulang tengkorak dengan periosteum.

Kelainan ini berbatas tegas pada tulang yang bersangkutan dan tidak melampaui sutura. Tulang tengkorak yang sering terkena adalah tulang parietal, tetapi kadang-kadang dapat terjadi pada tulang oksipital.

Hematoma sefal dapat ditemukan pada 0,5-2% dari kelahiran hidup. Hematoma sefal dapat terjadi pada persalinan normal, tetapi lebih sering pada partus lama atau partus dengan menggunakan forceps atau vakum.

Perdarahan yang terjadi dapat menyebabkan anemia dan hipotensi. Namun, hal ini jarang terjadi. Penyembuhan hematoma merupakan predisposisi terhadap terjadinya hiperbilirubinemia.

Hiperbilirubinemia terjadi akibat penghancuran sel darah merah pada hematoma. Hiperbilirubinemia karena hematoma sefal terjadi lebih lambat dari pada Hiperbilirubinemia fisiologi.

Kadang-kadang hematoma sefal disertai pula dengan fraktur tulang tengkorak di bawahnya (5-20% kasus) atau perdarahan intracranial.

Hematoma sefal jarang menjadi focus infeksi yang menyebabkan meningitis atau osteomielitis. Resolusi hematoma sefal terjadi dalam beberapa minggu dan umumnya disertai kalsifikasi.

Tidak ada pemeriksaan laboratorium yang diperlukan. Pemeriksaan radiologic kepala atau CT-scan kepala dilakukan bila terdapat kelainan neurologis atau jika terdapat fraktur tulang tengkorak.

Penanganan hematoma sefal biasanya haya observasi. Transfuse karena anemia atau hipovolemia hanya diperlukan bila terdapat akumulasi darah yang cukup banyak.

Aspirasi hematoma sefal tidak dianjurkan den cenderung dapat meningkatkan risiko infeksi. Terjdinya gangguan pembekuan darah harus dipertimbangkan pada setiap kasus hematoma sefal.