Ada Tujuh Mitos Seputar Tentang Kehamilan

Ada Tujuh Mitos Seputar Tentang KehamilanBerbagai mitos kehamilan berkembang dari mulut ke mulut. Tak sedikit masyarakat yang mempercayai mitos ini meski tidak terbukti kebenarannya. Setidaknya ada 7 mitos yang beredar seputar kehamilan.

Ada tujuh mitos tentang seputar kehamilan, yaitu:

Mitos Pertama: Kehamilan adalah pengalaman yang menyenangkan
Berbagai faktor seperti biologis, psikososial dan sosial bisa mempengaruhi perjalanan kehamilan seseorang hingga saatnya melahirkan.

Mitos Kedua: Morning Sickness akan berakhir pada trimester pertama
Tidak semua ibu yang mengalami morning sickness akan berakhir di trimester pertama, beberapa diantara masih mengalami kondisi tersebut hingga trimester kedua.

Mitos Ketiga: Kulit akan lebih bersinar saat hamil

Semua hormon yang diproduksi oleh tubuh akan meningkat saat hamil, karenanya banyak ibu yang memiliki rambut lebih tebal dan kuku tumbuh lebih cepat saat hamil. Selain itu hormon kehamilan merangsang tubuh perempuan untuk memproduksi pigmen lebih banyak. Jadi kulit akan terlihat lebih bersinar saat hamil akibat perubahan hormon ini.

Mitos Keempat: Semua perempuan hamil mengalami efek dan gejala yang sama
Setiap pertumbuhan saat hamil bisa memicu berbagai kondisi, tapi tidak semua ibu hamil mengalami kondisi yang sama. Beberapa orang ada yang sangat sensitif terhadap bau-bauan tapi perempuan lainnya menderita ptyalism, kondisi yang membuat seseorang harus meludah terus menerus.

Mitos Kelima: Memasuki bulan kedelapan, tubuh menjadi tidak menarik

Semakin bertambah bulan, maka perut ibu hamil akan semakin membesar dan membuat tubuhnya menjadi tidak menarik lagi. Namun pada kondisi tersebut terjadi lonjakan estrogen yang membuat libido beberapa perempuan meningkat, sehingga ia merasa dirinya lebih seksi daripada sebelumnya.

Mitos Keenam: Pasangan tidak bisa merasakan penderitaan istri yang sedang hamil
Tidak semua suami akan berlaku cuek pada istrinya saat sedang hamil, karena beberapa suami ada yang turut merasakan ngidam seperti istrinya dan mau berbagi hal dengan istrinya.

Mitos Ketujuh: Tahap kedua kontraksi membuat proses persalinan lebih cepat
Setiap orang memiliki waktu proses persalinan yang berbeda-beda, ada yang hanya membutuhkan waktu 20-60 menit, tapi ada juga yang membutuhkan waktu hingga 3 jam.