Cara Pemeliharaan Laktasi


Laktasi adalah Proses produksi, sekresi, dan pengeluaran ASI dinamakan laktasi.

Pengaruh Hormonal
Mulai dari bulan ketiga kehamilan, tubuh wanita memproduksi hormon yang menstimulasi munculnya ASI dalam sistem payudara:
Progesteron: mempengaruhi pertumbuhan dan ukuran alveoli. Tingkat progesteron dan estrogen menurun sesaat setelah melahirkan. Hal ini menstimulasi produksi secara besar-besaran[9]
Estrogen: menstimulasi sistem saluran ASI untuk membesar. Tingkat estrogen menurun saat melahirkan dan tetap rendah untuk beberapa bulan selama tetap menyusui[9]. Karena itu, sebaiknya ibu menyusui menghindari KB hormonal berbasis hormon estrogen, karena dapat mengurangi jumlah produksi ASI. Continue Reading

Posted in Info Menyusui :: Tags: , , , , , 0 Comments

Asuransi Kesehatan Untuk Ibu Hamil


Kegembiraan atas kehamilan dengan mudah bisa berubah menjadi khawatir dan kecemasan jika seorang wanita tidak memiliki cakupan asuransi kesehatan. Diskriminasi Kehamilan UU tahun 1978 diciptakan untuk menjaga wanita hamil dari didiskriminasi mengenai asuransi kesehatan. Sayangnya, tindakan ini tidak berlaku untuk perusahaan dengan kurang dari 15 karyawan atau kebijakan kesehatan individu. Bahkan jika seorang wanita memiliki asuransi kesehatan, kehamilan mungkin tidak tercakup kecuali pengendara dengan kebijakan tersebut dibeli. Ini pengendara yang mahal, memiliki jangkauan yang terbatas dan biasanya memiliki periode menunggu dari enam bulan sampai lebih dari satu tahun. Sebuah laporan oleh Pusat Hukum Perempuan di Nasional 2009 menunjukkan bahwa hanya 13% dari 3.600 kebijakan nasional tertutup kehamilan. Bahkan dengan kesulitan-kesulitan ini ada pilihan untuk wanita hamil yang tanpa asuransi kesehatan. Continue Reading

Posted in Ibu Hamil :: Tags: , , , , , 0 Comments

Cara Merawat Kesehatan Kulit Bayi


Cara merawat kulit sebaiknya dilakukan sejak bayi. Sebab, kondisi kulitnya saat dewasa bergantung pada perawatannya sejak kecil. Salah satu cara merawatnya adalah memilih busana yang nyaman, dengan bahan menyerap keringat. Kulit adalah organ terbesar yang terdapat di permukaan yang selain menutupi hampir seluruh permukaan tubuh, juga mempunyai fungsi yang beragam dengan masalah kelainan yang dapat bersifat lokal atau setempat, serta dapat merupakan gejala penyakit berat. Kulit anak dan orangtua itu secara keseluruhannya berbeda. Perbedaannya bisa dilihat dari selsel kulit. Pada anak, sel kulitnya masih saling berdekatan.

Dalam menjaga kesehatan kulit bayi ini harus diperhatikan dari hal terkecil, karena kulit bayi sangat sensitif. Kulit bayi lebih mudah menyerap zat-zat yang menempel pada permukaan kulitnya. Adanya friksi dengan zat atau bahan dari luar akan memudahkan terjadinya iritasi kulit. Pada kulit bayi mengandung kadar lipid yang tinggi sehingga memudahkan iritan melewati kulit. Friksi ini terjadi di antaranya antara pakaian dan kulit, atau bisa juga diaper dan kulit.

Karena itu, lanjut Rini, pemilihan bahan pakaian anak haruslah teliti. Jangan sampai salah dalam memilih pakaian bayi, karena hal itu juga terkait dengan kesehatannya. Karena kontak baju atau pakaian tidak hanya pada bagian tangan, tetapi juga hampir seluruh tubuh, jadi kelainan kulit apabila tidak memperhatikan kesehatan pakaian, dapat terjadi di semua bagian tubuh. Seperti di bagian dada atau perut, terutama pada bagian tertutup dan lembap. Ada dua faktor utama yang perlu diperhatikan dalam hal memilih pakaian atau busana bagi bayi dan anak kita, yaitu aman dan nyaman. Aman dalam arti tidak membahayakan, dilihat dari materi bahan pakaian yang digunakan, bahan yang terbaik adalah bahan katun, kemudian tidak luntur karena proses pewarnaan yang kurang tepat, tidak menimbulkan rasa gatal atau alergi di kulit serta patut diperhatikan penggunaan aksesori, pakaian jangan sampai membahayakan tubuh.

Mengapa pakaian bayi berbeda dengan anak atau dengan orang dewasa lainnya, itu selain karena adanya termostat (pengatur suhu tubuh) yang belum bekerja optimal,juga karena lapisan lemak yang belum terdapat pada minggu-minggu awal. Sebaiknya kenakan pakaian hangat saat cuaca dingin dan tipis pada cuaca panas, serta sesuaikan dengan kondisi lingkungan anak.
Faktor lain dari nyaman adalah pakaian harus memiliki sirkulasi udaranya yang baik, tidak terlalu ketat, berbahan lembut, dan dapat dengan mudah menyerap keringat. Selain itu, model pakaian pun harus diperhatikan, sesuaikan dengan usia bayi atau anak Anda nyaman menggunakannya.

Cari model baju yang sederhana, dengan bahan yang sangat aman pada anak serta hindari menggunakan pakaian dengan banyak aksesori yang membahayakan anak. Gunakan model sesuai usia anak, jangan sampai menghambat pergerakan anak, terutama motorik kasar. Menurut para ahli, faktor yang menyebabkan bayi sering menangis ataupun tiba-tiba rewel disebabkan ketidaknyamanan pakaian yang dikenakan.

Posted in Info Balita, Info Bayi, Info Ibu, Kesehatan Bayi, Kesehatan Umum, Uncategorized :: Tags: , , 0 Comments

Cara untuk Anda Lakukan Agar Bayi Dapat Menyusu


Beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar bayi dapat menyusu :  Menggunakan syiringe (spuit atau semprit). Gunakan semprit ukuran 5 ml atau 10 ml. Pasang sepotong selang halus ke adaptornya, kira-kira sepanjang 5 cm. Sebagai contoh, sepotong irisan dari selang halus, mencakup ujung adaptor dari selang tersebut. Anda dapat mengukur sejumlah susu untuk sekali pemberian dalam sebuah cangkir kecil. Isilah semprit dengan susu dari cangkir. Letakkan ujung selang ke sudut mulut mulut bayi, dan dengan perlahan tekan susu keluar sementara bayi menyusu pada payudara.

Isi ulang semprit dengan susu, dan teruskan hal tersebut hingga bayi selesai diberi makan. Cobalah untuk melakukan hal ini selama 30 menit (sekitar 15 menit untuk tiap payudara). Anda juga dapat meneteskan susu ke payudara. Caranya : teteskan ASI perah ke payudara dan puting, menggunakan sendok atau pipet / dropper atau cangkir kecil. Atur posisi bayi pada payudara sehingga ia bisa menjilat tetesan susu. Dengan perlahan, masukkan puting ke dalam mulutnya, dan bantu bayi melekat pada payudara. Cara ini mungkin perlu diteruskan ini selama 3 hingga 4 hari sebelum bayi dapat menyusu dengan kuat.

Posted in Gizi Bayi, Info Balita, Info Bayi, Info Ibu, Info Menyusui, Tumbuh Kembang, Uncategorized :: Tags: , 1 Comment

Solusi Membantu Si Kecil untuk Mendapatkan Makanan yang Bernutrisi


Apa yang dapat Anda lakukan ketika si kecil menolak makanan yang sangat ia dibutuhkan? Sebagian besar Anda mungkin menjawab terus mencob memperkenalkannya. Tapi jika hanya teknik ini yang dijalani, hasilnya tidak selalu efektif. Belum lama, Dietary Guidelines Advisory Committee-sekelompok ilmuwan independen yang menyarankan pemerintah pada konsumsi ideal rakyat Amerika—mengidentifikasi bahwa baik anak-anak maupun orang dewasa perlu mendapatkan lebih banyak kalsium, vitamin D, kalium, dan serat. Anda bisa mendapatkan nutrisi tersebut dalam susu, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian—sederet makanan yang biasanya dijauhi anak-anak.

Ada beberapa solusi yang membantu si kecil yang pemilih makanan untuk mendapatkan makanan dan nutrisi yang mereka butuhkan:

Anak tidak suka makan brokoli
Solusinya, siram dengan saus keju. Menambahkan keju di atas sayuran, seperti brokoli, kembang kol, atau kubis membantu “menjinakkan” rasa yang membuat anak malas memakannya. Memang, keju umumnya mengandung lebih banyak kalori dan lemak jenuh daripada produk susu rendah lemak, tapi keju juga memberikan sedikit kalsium.

Tidak suka buah
Solusinya, olah buah-buahan dalam dalam milkshake. Sebagian besar buah-buahan memberikan jumlah kalium dan vitamin C yang cukup sedangkan smoothie berbahan buah merupakan cara yang pas untuk menyembunyikan buah dalam penyajiannya.

Anak tidak suka minum susu
Solusinya, tambahkan cokelat. Nyatanya, susu cokelat lebih disukai anak-anak ketimbang susu vanilla. Kalau Anda memaksakan susu full cream hingga akhirnya ia minum susu, anak akan kehilangan nutrisi penting yang telah disediakan oleh susu.

Posted in Gizi Bayi, Info Balita, Info Bayi, Info Ibu, Kesehatan Bayi, Makanan Bayi, Masalah Kesehatan Anak, Uncategorized :: Tags: , 0 Comments

Mengetahui Autisme Pada Bayi Setahun


Autisme juga disebut sebagai gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak, biasanya sudah menunjukkan gejala sebelum anak berusia tiga tahun. Bahkan, kini sudah dibuat metode skrining untuk bayi berusia satu tahun. Para bayi tersebut merupakan pasien dari 137 dokter anak. Menggunakan daftar pertanyaan sederhana yang bisa diselesaikan dalam waktu 5 tahun, orangtua atau pengasuh anak diminta menjawab seputar perilaku anak yang meliput ada tidaknya kontak mata, suara, kata-kata, gestur, pengenalan objel dan bentuk komunikasi lainnya.

Bayi-bayi yang dianggap tidak lulus tes itu alias menampakkan gejala autisme kemudian dirujuk ke San Diego Autism Center for Excellence untuk evaluasi lebih lanjut setiap 6 bulan hingga anak berusia 3 tahun. Dari 346 anak yang dirujuk, 184 anak mengikuti evaluasi lanjutan minimal dua sesi. Secara umum, skrining yang dilakukan tersebut memiliki nilai prediksi mencapai 75 persen. Dari evaluasi yang dilakukan, 32 anak terdiagnosis autisme, 56 didiagnosa mengalami keterlambatan bicara, 9 anak menderita keterlambatan perkembangan dan 36 anak didiagnosa mengalami kelambatan perkembangan tipe lainnya.

Sementara itu anak-anak yang terdiagnosa autisme, mayoritas memulai terapi di usia 19 bulan yang sebenarnya sangat dini dibanding anak-anak lain. Seringkali orangtua baru membawa anak ke dokter saat anak sudah berusia tiga tahun dan itu artinya sudah terlambat.
Program skrining ini sangat menjanjikan karena bisa diimplementasikan dan secara virtual tidak ada biaya. Metode skrining ini juga bisa dilakukan pada praktik klinik sehari-hari. Ada bukti-bukti kuat bahwa terapi yang dilakukan lebih dini memiliki efek yang positif pada perkembangan otak. Itu sebabnya kesempatan untuk mendiagnosa dan memulai terapi pada saat anak berusia sekitar setahun sangat penting untuk meningkatkan potensi tumbuh kembang anak.

Gejala yang sangat menonjol dari autisme adalah sikap anak yang cenderung tidak memedulikan lingkungan dan orang-orang di sekitarnya, seolah menolak berkomunikasi dan berinteraksi, serta seakan hidup dalam dunianya sendiri. Anak autistik juga mengalami kesulitan dalam memahami bahasa dan berkomunikasi secara verbal. Autisme bisa terjadi kepada siapa saja, tidak mengenal etnis, bangsa, keadaan sosial ekonomi, dan keadaan intelektualitas orangtua. Perbandingan antara anak laki-laki dan perempuan yang mengalami gangguan autistik adalah 4:1. Kecerdasan anak-anak autis sangat bervariasi, dari yang sangat cerdas sampai yang sangat kurang cerdas.

Posted in Info Balita, Info Bayi, Info Ibu, Kesehatan Bayi, Uncategorized :: Tags: , 0 Comments

Tak Perlu Diet untuk Ibu Menyusui


Waktu masa menyusui adalah masa sangat berharga bagi seorang ibu dan bayinya. Pada masa-masa ini, seorang ibu harus berupaya agar produksi air susunya lancar, sekaligus berkualitas.  Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sang buah hati melalui ASI,  para ibu sebenarnya tak perlu terlalu risau. Supaya ASI yang dihasilkan berkualitas, seorang ibu sebenarnya tak harus melakukan pola diet ketat atau pun sulit untuk diterapkan. Seperti yang dipaparkan para konselor menyusui dari New York State WIC Training Center, yang perlu dilakukan hanyalah menjalani diet sehat seimbang yang membuat si ibu merasa lebih baik, memberi lebih banyak energi dan terhindar dari stres.   Penelitian bahkan menunjukkan, diet yang “kurang ideal” pun tidak akan mempengaruhi pasokan ASI atau pun kualitas ASI. Jadi, bersantailah wahai ibu.

Nikmatilah masa menyusui dengan rileks. Makanlah saat Anda merasa lapar dan minumlah saat merasa haus. Namun ada baiknya juga membuat jadwal “mengemil” makanan dan atau minuman sehat ketika sedang menyusui. Yang pasti, tidak ada makanan tertentu yang wajib dikonsumsi atau perlu dihindari. Minum susu selama menyusui bukanlah suatu keharusan. Anda juga tak perlu menghindari makanan pedas dan kafein. Pilihlah makanan yang direkomendasikan bagi semua orang sperti buah-buahan segar, sayuran, roti gandum dan sereal. Makanan yang kaya akan kalsium dan protein juga perlu menjadi bagian dari diet ibu menyusui.

Menyantap makanan yang bervariasi dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi bayi yang disusui. Beberapa jenis makanan dapat sedikit mempengaruhi rasa ASI sehingga  memberikan semacam perkenalan awal bagi bayi untuk mengecap rasa makanan. Hal juga penting untuk menyiapkan bayi mengenal beragam rasa makanan ketika dewasa nanti. Makanan yang mengandung gas seperti brokoli atau makanan asam seperti jus jeruk belum terbukti menyebabkan bayi yang disusui menjadi rewel. Gas ini disebabkan oleh serat dalam makanan saat melewati organ pencernaan. Sedangkan serat tidak akan melebur ke dalam ASI. Sangat jarang ditemukan kasus bayi mengalami alergi atau sensitif terhadap makanan yang dikonsumsi oleh ibunya. Alergi justru lebih timbul akibat sesuatu yang diberikan secara langsung kepada sang bayi seperti formula, jus atau makanan padat.

Posted in Gizi Ibu, Info Ibu, Info Menyusui, Kesehatan Umum, Uncategorized :: Tags: , 0 Comments

Penyebab Belekan Pada Bayi


Belekan pada mata pada bayi sering dikeluhkan oleh orangtua, karena kenyamanan anak menjadi terganggu dan juga dapat membuat panik pada orangtua. Belekan terjadi karena air mata yang diproduksi dari kelenjar lakrimalis tidak dapat mengalir ke rongga hidung. Sepanjang hari air mata membasahi permukaan mata agar terjaga kelembabannya dan tetap bersih.

Bila terdapat infeksi mata atau saluran mata ke rongga hidung tersumbat, maka kotoran di daerah mata tidak dapat dialirkan, sehingga timbul belekan. Bila produksi air mata bayi lebih banyak, maka belekan akan relatif lebih banyak.

Tindakan yang dilakukan bila mata tidak ada tanda infeksi (seperti mata menjadi merah) adalah cukup dipijat pangkal hidung. Tindakan pemberian antibiotik tidak perlu diberikan bila tidak ada tanda infeksi. Biasanya sebelum usia 7 bulan saluran air mata akan terbuka dengan baik.

Posted in Perawatan Bayi :: Tags: , , 0 Comments

Bayi Baru Lahir Perlu Pendamping Ibunya


Bayi yang baru lahir seharusnya tidak dipisahkan dari orangtuanya. Studi menemukan bayi yang baru lahir perlu berada di dekat ibunya bahkan saat tidur di malam hari. Adanya stres fisiologis yang signifikan dan bisa mengganggu pola tidur dialami oleh bayi yang berusia 2 hari dan secara fisik terpisah dari ibunya, meskipun berada pada ruangan yang sama. Kontak erat antara ibu dan bayi yang baru lahir dalam beberapa jam pertama kehidupannya sangatlah penting. Selain itu juga diketahui kondisi ini secara signifikan bisa meningkatkan keberhasilan menyusui. Dalam studi ini peneliti memonitor detak jantung dari 16 bayi Afrika Selatan yang baru lahir dengan 10 bayi laki-laki dan 6 perempuan serta sang ibu berusia 17-40 tahun yang tidak memiliki komplikasi pasca persalinan.

Bayi yang kontak langsung dengan ibunya serta bayi yang dipisahkan karena berada di box bayi dan menghadap ke arah ibunya. Kenaikan hampir 3 kali lipat dalam aktivitas sistem saraf otonom termasuk perubahan denyut jantung dan pernapasan pada bayi yang dipisahkan dari ibunya, serta bayi mengalami tidur yang tidak nyenyak. emisahan ini bisa menurunkan suhu tubuh yang berpengaruh pada pola tidurnya. Jika ibu berada dekat dengan si bayi maka ia akan berusaha untuk menyusui bayinya sehingga si bayi kemungkinan besar bisa mendapatkan kolostrum yang sangat bermanfaat untuk sistem imun dan meningkatkan keberhasilan menyusui. Serta bayi yang berada dalam dekapan ibunya akan jauh merasa nyaman dan tenang, terutama dalam dekapan dada sang ibu.

Posted in Info Balita, Info Bayi, Info Ibu, Kesehatan Bayi, Perawatan Bayi, Tumbuh Kembang, Uncategorized :: Tags: , 0 Comments

Langkah yang Anda Harus Lakukan Pada Bayi


Tahukah Anda, bahwa di balik tangisannya, tawa kecilnya, saat-saat bermainnya, ternyata si buah hati Anda ‘mengamati’ tindak-tanduk yang Anda dan pasangan lakukan. Mungkin Anda tak percaya bahwa si kecil mempunyai bakat sebagai detektif yang memata-matai tingkah laku Anda, tapi ini fakta! Tanpa Anda sadari, apa yang terjadi di sekitarnya dapat menjadi gaya hidup bagi dirinya kelak. Ini merupakan hal yang wajar bagi si kecil yang mulai menginginkan melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang dewasa. Jadi, sekarang Anda dan pasangan harus memulai untuk melakukan hal-hal yang bersifat positif di depannya. Agar kelak, hal-hal itu juga yang dapat menjadi panutan hidupnya.

Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan di depannya:

Berjuang

Bagi pasangan rumah tangga, pertengkaran, atau perbedaan argumentasi adalah hal wajar yang sering kita temui. Biarkan si kecil melihat dan mempelajari hal ini. Bukan berarti Anda dan pasangan harus berteriak-teriak atau membanting pintu di depannya. Yang harus Anda lakukan adalah, buat si kecil memahami bahwa perbedaan pendapat pasti terjadi di mana saja. Tak hanya itu, cara menyampaikan pendapat dan menuntaskannya pun dapat menjadi pembelajaran tersendiri baginya kelak.

Ciuman

Berciuman adalah sebuah pengungkapan tanda kasih sayang terhadap satu sama lain. Melakukan hal ini, dapat memberi pengertian pada si kecil bahwa mengasihi satu sama lain itu adalah hal yang harus dilakukan. Terapkanlah dalam kehidupan berumah tangga Anda peraturan-peraturan kecil. Jika suami Anda pergi ke luar rumah, lakukan ciuman hangat untuknya, begitu pula setibanya di rumah. Proses ini akan terekam jelas di ingatannya, bahwa dengan rutinitas berciuman ini selain menunjukkan tanda kasih sayang, juga menunjukkan rasa hormat terhadap satu sama lain.

Komunikasi

Komunikasi sangat penting bagi pasangan rumah tangga di segala penjuru dunia. Namun, bagi si buah hati Anda pun, hal ini dapat bermanfaat bagi gaya hidupnya kelak. Berkomunikasilah dengan pasangan Anda setiap saat. Bicarakan tentang pekerjaan, keuangan, atau hal-hal lainnya di depan si kecil. Pembicaraan yang terlontar dari kedua orang tuanya dapat membuatnya belajar akan pentingnya suatu kepedulian. Mungkin sesekali Anda juga dapat mengajaknya ikut berkomunikasi mengenai pekerjaan ayahnya. Hal ini dapat membuatnya merasa dibutuhkan dan di hargai.

Penyesalan

Di saat Anda dan pasangan terlibat oleh perang argumentasi, kini saatnya bagi Anda untuk menebusnya. Tunjukkan pelukan dan ciuman yang Anda tujukan pada pasangan di depan si kecil. Bahaslah masalah Anda dan pasangan dengan kepala dingin. Ungkapkanlah hal-hal apa saja yang membuat Anda jengkel dengan pasangan. Hal ini akan membuatnya belajar memahami dan memaafkan orang lain.

Posted in Info Balita, Info Bayi, Info Ibu, Tips Balita, Tumbuh Kembang, Uncategorized :: Tags: , 0 Comments

Page 2 of 5112345102030...Last »