Archive | 2010

Waktu yang Dibutuhkan Perempuan untuk Hamil Setelah Berhenti Merokok


Merokok bukan hanya kegemaran kaum laki-laki karena banyak juga perempuan yang merokok. Merokok dan asap rokok bisa meningkatkan risiko keguguran, cacat lahir dan komplikasi kehamilan lainnya. Selain itu merokok juga bisa menurunkan peluang seorang perempuan untuk hamil. Seorang perempuan diperbolehkan untuk hamil setidaknya sekitar satu bulan setelah ia berhenti merokok. Namun akan lebih baik lagi jika seseorang sudah berhenti merokok sejak merencanakan pernikahannya. Idealnya seorang perempuan yang merokok boleh untuk hamil adalah ketika tidak ada lagi senyawa nikotin di dalam sistem tubuhnya selama kehamilan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan rencana ini, yaitu:

Minggu pertama:
Pasanglah kalender di kulkas atau tempat yang mudah dijumpai, setiap harinya seseorang harus menulis berapa banyak rokok yang ia hisap. Usahakan untuk jujur dan tidak mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi.

Minggu kedua:
Ketahui berapa jumlah tertinggi rokok yang dikonsumsi dalam sehari, sehingga bisa diketahui berapa banyak rokok yang harus dikurangi per harinya sampai ia benar-benar berhenti.

Minggu ketiga:
Saatnya mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi per harinya baik 1-2 batang rokok, sehingga ia bisa mulai mengurangi kandungan nikotin di dalam tubuhnya.

Posted in Info Ibu, Kehamilan0 Comments

Rhesus Iso Imunisasi


Apabila seseorang kemasukan antigen, maka tubuh akan membuat zat penangkis imun (antibody imun) yang khas terhadap antigen itu. Antigen itu sangan berguna untuk melindungi tubuh terhadap pemasukan selanjutnya dari antigen yang sama.

Iso-Imunisasi adalah pembuatan zat penangkis oleh seseorang terhadap antigen yang berasal dari orang lain.

Apabila seseorang kemasukan antigen eritrosit manusia kedalam tubuhnya yang tidak memiliki antigen itu, maka tubuhnya akan membentuk zat penangkis (aglutinin) terhadap antigen yang masuk itu.

Apabila zat penangkis itu bertemu lagi dengan antigen tadi, maka eritrosi yang mengandung antigen akan diserangnya sehingga terjadi aglutinasi dan hemolisis eritrosit yang mengandung antigen itu.

Penyakit hemolitik janin dan bayi yang disebabkan iso-imunisasi dikenal dengan nama eritroblastosis. Sebenarnya nama eritroblastosis kurang tepat, karena dasarnya penyakit itu disebut morbus hemolitikus neonatorum

Pasangan muda-mudi yang menikah bila salah satunya rhesus positif dan yang lainnya rhesus negative, biasanya anak pertama lahir sehat, sedangkan anak berikutnya menderita penyakit dan lahir mati, atau lahir hidup dan meninggal dalam beberapa hari.

Posted in Info Balita0 Comments

Keadaan Hamil Resiko Tinggi Tingkat Pertama dan Tingkat Kedua.


Hamil resiko tinggi tingkat pertama
Hendaknya ibu hamil mengetahui resiko tinggi tingkat pertama yang adalah sebagai berikut :
1. Tinggi badan kurang dari 145 cm dan tinggi badan kurang dari 38 kg;
2. Kurang darah yaitu Hb kurang atau sama dengan sepuluh gm/dl;
3. Sembab (edema) pada tungkai;
4. Kehamilan lebih dari tiga anak dengan jarak kurang dari dua tahun;
5. Usia wanita hamil kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun;
6. Kehamilan ganda atau lebih (kembar 2 dan lain sebagainya).
Dalam keadaan ini perlu melakukan pemeriksaan rutin sebulan sekali sampai dengan usia hamil tujuh bulan, kemudian dua kali seminggu agar dapat dihindarkan kelahiran patologik.

Hamil resiko tinggi tingkat kedua
Tanda-tanda dibawah ini tampak pada kehamilan resiko tinggi tingkat kedua, yaitu:
1. Toksemia gravidum (keracunan kehamilan)
2. Rhesus iso imunisasi
3. infeksi pada ibu hamil
4. pertumbuhan janin yang lambat
5. Antepartum hemorhagi (pendarahan sebelum melahirkan misalnya : placenta previa (ari terletak dimuka jalan lahir)
6. Letak bayi dalam kandungan tidak normal (misalnya letak bokong, lintang dan sebagainya)
7. Kehamilan ganda
8. Poly dan oligo hidramnion (air ketuban terlalu banyak atau sedikit)
9. Disporposi cefalo-pelvik (ukuran kepala dan rongga panggul tidak sesuai)
10. Fetal distress ( janin dalam keadaan gawat)

Posted in Info Balita0 Comments

Dalam Jangka Dua Bulan Janin Diketahui


Agar tidak salah pilih warna dan motif dekorasi, Anda harus tahu jenis kelamin janin bukan? Biasanya, kelamin janin bisa diketahui saat masa kehamilan telah menginjak 20 minggu, atau 5 bulan. Berarti saat kandungan Anda sudah membesar, dan tinggal kurang lebih 4 bulan lagi untuk kehadiran si jabang bayi. Untuk mall to mall shopping keperluan bayi sepuasnya. Kaki pasti sudah bengkak-bengkak dan badan serasa capek semua di bulan-bulan itu. Mungkin Anda butuh waktu lebih banyak untuk bersiap, yang berarti Anda butuh untuk tahu jenis kelamin bayi lebih awal. Untung saja di daily mail diberitakan, saat ini sudah ditemukan cara untuk mengetahui jenis kelamin bayi di usia kehamilan yang masih muda. Jika sebelumnya menggunakan ultrasonografi (USG).

tes darah tersebut mendeteksi kromosom Y pria dari DNA janin yang diambil dari sampel darah ibunya. Tidak seperti tes invasif yang sangat akurat seperti amniocentesis, uji ini tidak berisiko untuk janin. Para kritikus berpendapat, tes ini nantinya bisa dikembangkan untuk memilih jenis kelamin bayi sesuai keinginan orang tuanya. Saat ini, metode penentuan jenis kelamin melalui tes darah ini baru tersedia di beberapa klinik pribadi di Eropa dan Amerika, serta di Sheba Medical Centre, Israel, tempat metode ini dikembangkan.

Posted in Info Ibu, Kehamilan0 Comments

Memilih Nama Si Kecil


Dunia terus berputar hingga pada akhirnya semua mengalami perubahan. Kini, para calon orang tua tidak lagi ceroboh dengan sekadar mencomot nama yang mereka suka untuk buah hati tercinta. Keunikan nama memiliki kesan tersendiri, baik bagi si pemilik nama maupun bagi orang-orang di sekitarnya. Dengan nama yang unik, seseorang bisa lebih mudah diingat. Bahkan, mereka mungkin merasa dirinya berbeda dan spesial. Sayangnya, para orang tua pada jaman dahulu tidak menyadari akan hal ini. Mereka hanya sekedar mengambil nama yang mereka suka dan mengidentitaskannya kepada sang buah hati.

Mereka lebih mempertimbangkan nama yang unik namun tidak konyol, syarat makna khususnya secara religi, dan dapat merepresentasikan impian serta harapan mereka pada si kecil. Memandang evolusi perubahan nama ini sebagai tren yang mengandung unsur individualisme ekstrim di mana para pakar sosiologi menyebutnya sebagai entropy, yaitu ukuran seberapa banyak informasi dalam suatu pesan, seperti halnya nama. Bahkan, satu kata dapat diterjemahkan ke dalam 6.800 bahasa terkemuka di dunia.

Posted in Info Balita, Info Bayi, Nama Bayi0 Comments

Ibu Hamil Rentan Terkena Varises


Hampir semua ibu hamil dihantui masalah varises di kakinya. Tonjolan pembuluh darah ini membuat gatal, kaki terasa berat dan sakit, kulit di sekitar varises terasa berdenyut atau bahkan rasa seperti terbakar.Varises adalah pembengkakan atau tonjolan pada pembuluh darah yang berada dekat permukaan kulit. Kondisi ini biasanya berwarna biru atau ungu yang sebagian besar muncul di kaki, meskipun kadang bisa juga di tempat lainnya. Gejala varises cenderung memburuk pada malam hari, terutama setelah seseorang banyak berjalan atau menggunakan kaki dalam aktiviatsnya.

Varises saat hamil biasanya terjadi ketika rahim memberikan tekanan kepada pembuluh darah vena besar (inferior vena cava) yang membawa darah kembali ke jantung dari kaki. Varises bisa terjadi pada trimester berapapun, tapi biasanya akan bertambah parah ketika memasuki trimester akhir. Selain akibat tekanan dari rahim, varises juga bisa muncul akibat perubahan hormon. Saat hamil terjadi peningkatan hormon progesteron yang mengakibatkan perubahan fisik dan psikis. Namun kondisi ini umumnya tidak berbahaya bagi kehamilan. Varises cenderung terjadi secara turun temurun, jika ibu atau nenek mendapatkan varises selama kehamilannya maka bisa jadi si anak juga memiliki varises saat hamil.

ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit dan membuat varises bertambah buruk:

1. Usahakan untuk mengambil istirahat dan menggerakkan kaki sebanyak mungkin saat harus berdiri atau duduk dalam jangka waktu lama.
2. Janganlah menyilangkan kaki ketika sedang duduk.
3. Ibu hamil sebaiknya memposisikan kakinya sedikit lebih tinggi.
4. Hindari penggunaan kaus kaki ketat atau sepatu bertumit tinggi, karena bisa menghambat sirkulasi darah.
5. Melakukan olahraga low-impact jika dokter membolehkannya.
6. Usahakan tidur dengan posisi menghadap kiri, karena bisa membantu mengurangi tekanan pada inferior vena cava yang terletak di sebelah kanan tubuh.

Posted in Info Ibu, Kehamilan, Kesehatan Umum1 Comment

Waspadai Konsumsi Kacang Bagi Calon Ibu


Informasi cepat berkembang di dunia Twitter. Dan saat ini sedang heboh dibicarakan adanya penemuan baru yang menyatakan bahwa wanita yang mengonsumsi kacang selama masa kehamilan dapat meningkatkan resiko bayi alergi terhadap kacang. Penemuan tersebut cukup bombastis sehingga mampu menyihir para calon ibu untuk berhenti menikmati selai kacang dan sejenisnya, kemudian membuang jauh-jauh koloni mereka. Seorang profesor yang berkecimpung di dunia kesehatan anak sekaligus sang pencetus dari penemuan menghebohkan tersebut, Scott Sicherer mengatakan, “Penelitian yang menggeluti masalah ini sangat sedikit. Di samping itu, hasilnya pun berbeda.

Sebagian mengatakan bahwa pengonsumsian kacang selama masa kehamilan merupakan faktor yang berdampak pada kesehatan bayi, namun sebagian mengatakan tidak.” Masalah ini semakin membingungkan ketika American Academy of Pediatrics (AAP) yang pada awalnya menyarankan para calon ibu menghindari kacang, kini mengatakan bahwa tidak ada cukup bukti atas pernyataan tersebut. Dengan adanya permasalahan di atas, maka muncullah penelitian baru terhadap kasus ini yang dapat menengahi berbagai perbedaan dalam argumen sebelumnya. Dari sini mereka menemukan bahwa bayi yang terlahir dari ibu yang mengonsumsi kacang lebih dari dua kali seminggu selama masa kehamilan lebih sensitif dari mereka yang terlahir dari ibu dengan frekuensi pengonsumsian lebih sedikit.

Posted in Info Ibu, Kehamilan, Kesehatan Umum0 Comments

Suara Ibu Sangat Penting untuk Mengaktifkan Otak Bayi


Memang ibu terkadang spesial dan berperan sangat besar dalam pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Suara ibu bahkan sangat penting untuk mengaktifkan otak bayi yang baru saja dilahirkan. Setelah melakukan rekaman listrik pada otak bayi dalam 24 jam kelahirannya. Hasilnya, sinyal otak mengungkapkan bahwa sementara bayi tidak bereaksi terhadap suara wanita lain, suara ibu akan mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan bahasa. untuk melakukan penelitian ini timnya menerapkan elektroda pada 16 kepala bayi ketika sedang tidur. Kemudian peneliti meminta ibu masing-masing anak mengeluarkan suara dengan vokal pendek,

Telah diketahui bahwa bayi memiliki kemampuan bahasa bawaan, namun dengan penelitian ini peneliti mulai memahami apa kapasitas ini dan bagaimana cara kerjanya secara ilmiah. Penelitian ini menegaskan bahwa ibu adalah inisiator utama dan menunjukkan bahwa ada hubungan neurobiologis antara penguasaan kemampuan bahasa pralahir  dan motorik yang terlibat dalam cara bicara. Studi ini dipublikasikan dalam Cerebral Cortex dan menerima dana dari Natural Sciences and Engineering Research Council of Canada, Canada Foundation for Innovation dan Canada Research Chairs programme.

Posted in Info Balita, Info Bayi, Info Ibu0 Comments

Bayi Diare Karena ASI Normal


Salah satu penyakit yang sering dialami bayi adalah diare. Tapi pada bayi yang diberikan ASI eksklusif, maka diare yang terjadi adalah normal dan tak perlu dihentikan pemberian ASInya. Air susu ibu (ASI) mengandung jumlah laktosa yang tinggi, dan laktosa ini merupakan komponen penting bagi otak anak. Terkadang laktosa ini bisa menyebabkan bayi mengalami diare. Laktosa yang tinggi pada bayi yang baru lahir bisa menyebabkan diare, tapi kondisi ini merupakan suatu hal yang normal atau fisiologis sehingga tidak perlu menghentikan pemberian ASI, karena pada bayi yang baru lahir pembentukan enzim lipase yang berfungsi memecah laktosa belum sempurna, sehingga menyebabkan bayi diare, dan lipase akan berfungsi optimal saat berusia 4-6 bulan.

karena pada bayi yang baru lahir pembentukan enzim lipase yang berfungsi memecah laktosa belum sempurna, sehingga menyebabkan bayi diare, dan lipase akan berfungsi optimal saat berusia 4-6 bulan. karena pada bayi yang baru lahir pembentukan enzim lipase yang berfungsi memecah laktosa belum sempurna, sehingga menyebabkan bayi diare, dan lipase akan berfungsi optimal saat berusia 4-6 bulan. karena pada bayi yang baru lahir pembentukan enzim lipase yang berfungsi memecah laktosa belum sempurna, sehingga menyebabkan bayi diare, dan lipase akan berfungsi optimal saat berusia 4-6 bulan.Sedangkan pada anak yang diberikan susu formula cenderung mengalami susah untuk buang air besar,

Posted in Gizi Bayi, Info Balita, Info Ibu, Info Menyusui, Kesehatan Bayi0 Comments

Tidak Masalah Jika Sesekali Ibu Hamil Minum Alkohol


Pada masa kehamilan merupakan masa-masa penting yang harus dijaga hingga saat persalinan tiba. Bagi sebagian orang, masa kehamilan merupakan masa yang sakral karena masa ini syarat dengan berbagai pantangan. Tidak masalah jika sekali atau dua kali dalam seminggu seorang ibu hamil menikmati sensasi minuman beralkohol. Dalam penelitian, mereka tidak menemukan adanya masalah dalam perkembangan kognitif dan tingkah laku anak yang terlahir dari ibu yang mengonsumsi minuman beralkohol selama kehamilan. Mereka dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada level aman bagi pengonsumsian alkohol selama masa kehamilan.

Memang, masalah ini masih menjadi perdebatan serius dalam dunia medis. Pada kenyataannya, terdapat lebih dari satu ibu yang mengaku bahwa mereka enjoy saja dengan minuman beralkohol selama masa kehamilan. Bahkan, salah satu dari mereka menyatakan bahwa mereka disarankan oleh ahli kesehatan untuk minum minuman beralkohol pada akhir masa kehamilan untuk membuat mereka lebih relaks. Seorang dokter kemudian angkat bicara mendengar hal ini. Dia mengatakan bahwa satu kali minum tidak akan berdampak negatif bagi ibu hamil, seperti yang diungkapkan oleh penelitian sebelumnya.

Posted in Info Ibu, Kehamilan, Kesehatan Umum0 Comments

Page 1 of 3712345102030...Last »