Penghilang Rasa Sakit Bersalin


Yang mana pilihan Ibu?

Bagaimana rasanya melahirkan memang sulit diperkirakan. Rasa sakit yang dirasakan pun berbeda-beda. Ada yang merasakan sangat sakit sehingga perlu pertolongan untuk mengatasinya. Ada baiknya untuk mengetahui sebelumnya penghilang rasa sakit jenis apa yang tersedia untuk Ibu , maka akan lebih mudah bagi Ibu untuk membuat keputusan di tengah-tengah kontraksi.

Petidin

Penawar rasa sakit ini merupakan versi sintetis dari morfin dan mempunyai banyak kegunaan:

  • Hanya butuh waktu 20 menit untuk mulai berfungsi.
  • tanyakan pada dokter Ibu untuk penggunaan zat ini.
  • Petidin dapat diinjeksikan atau diberikan melalui selang yang dapat dikontrol. Continue Reading

Posted in Persalinan0 Comments

Perlunya Pendamping Saat Melahirkan


Mengapa Perlu Pendamping?

Didampingi keluarga, apalagi suami, saat melahirkan, tentu membuat Ibu lebih tenang. Karena, selain dukungan mental, pendamping juga membantu memastikan rencana persalinan yang sudah disusun bersama berjalan sesuai yang Ibu inginkan. Ibu tinggal konsentrasi pada persalinan saja. Urusan lain , biar suami yang ambil alih. Jadi, Ibu tidak stress memikirkan ini dan itu. Ibu hamil dengan tingkat stress rendah, lebih memungkinkan melakukan persalinan alami. Continue Reading

Posted in Persalinan0 Comments

Tips Saat Menjelang Persalinan


Tips Menyambut Kelahiran

Secara alami, Ibu sebenarnya bisa merasakan kapan saatnya akan melahirkan. Kalau sudah mengenali tanda-tanda yang pasti, tentu Ibu punya kendali menghadapi apa yang akan terjadi. Rencanakan persalinan Ibu dengan baik, supaya semua berlangsung lancar.

Banyak cari tahu

  • Kelas prenatal / antenatal. Program ini berguna untuk mendapatkan informasi dan dukungan. Jadi, pilih rumah sakit yang memiliki kelas prenatal. Continue Reading

Posted in Persalinan0 Comments

Calon Ayah Juga Bisa Terlibat Saat Persalinan


Yakinkan suami Ibu

Terkadang para ibu terlalu memikirkan persalinan dan kelahiran yang akan dihadapi dan seakan melupakan peran ayah. Melibatkan calon ayah sejak dini sejak proses kehamilan sangat berarti bagi suami ibu. Dan kebersamaan yang terbentuk sejak masa kehamilan akan membantu ia memahami proses kelahiran bayi kelak dan menyiapkannya menjadi ayah.

Bicarakan dengan suami

Bicara terbuka dengan suami dapat mengurangi perasaan khawatir ibu dan juga suami. Percaya atau tidak, suami ibu juga memiliki perasaan gugup dan tegang seperti ibu. Ajaklah bicara dan minta ia untuk selalu berada di samping ibu. Ibu akan sangat membutuhkan keberadaannya dan suami ibu pun merasa sangat membantu ibu dalam proses persalinan. Continue Reading

Posted in Persalinan0 Comments

Ketahui Tanda-tanda Persalinan


Engagement ( turunnya kepala bayi pada panggul )
Ketika Persalinan sudah dekat kepala bayi mulai turun ke tulang panggul. Ini adalah akibat pelunakan uterus. Pada wanita yang melahirkan untuk pertama kalinya, tanda – tanda persalinan ini terjadi beberapa minggu sebelum persalinan yang sesungguhnya. Sedangkan untuk Kehamilan berikutnya, tanda – tanda ini akan dirasakan ketika mendekati persalinan.

Kontraksi Reguler dan Rasa Nyeri Dari Rahim
Mengejangnya otot-otot rahim yang dimulai dari bagian atas perut, yaitu puncak rahim menuju keseluruh bagian rahim dari atas ke bawah dan akhirnya terasa keseluruh rahim. Kontraksi membuat otot-otot rahim berkerut dan menarik serta membuka mulut rahim sambil mendorong kepala bayi ke arah jalan lahir. Continue Reading

Posted in Persalinan1 Comment

Persiapan Seorang Ibu Hamil Sebelum Persalinan


Hal-hal yang perlu dipersiapkan dan direncanakan
1. Tempat bersalin
Ini ditentukan oleh nilai resiko kehamilan dan persalinan yang diinginkan, apakah itu di rumah bersalin, atau di PKD

2. Tenaga Kesehatan
Ditentukan oleh ibu hamil, nilai resiko kehamilan, jenis persalinan yang direncanakan Continue Reading

Posted in Persalinan1 Comment

Teknik Relaksasi Pasif Menjelang Persalinan


Cari posisi berbaring yang nyaman baik itu berbaring menyamping atau semi-duduk, dengan kepala dan seluruh anggota gerak didukung oleh lantai atau tempat tidur dan bantal. Sediakan cukup waktu untuk mencari posisi yang nyaman, sehingga Anda tidak perlu menggunakan otot-otot Anda untuk menahan diri pada posisi tersebut. Tergantung pada posisi yang anda pilih, Anda mungkin ingin meletakan bantal di bawah salah satu atau kedua lutut, dibawah kepala, atau dibawah perut untuk membuat Anda nyaman dan rileks.

1. Tarik napas panjang atau menguap.

2. Sekarang pusatkan kearah bawah ibu jari kaki dan kaki. Kendurkan. Rasakan betapa hangat dan rileks rasanya. Continue Reading

Posted in Persalinan0 Comments

Trauma Perineum


Parineum adalah otot, kulit, dan jaringan yang ada diantara kelamin dan anus. Trauma perineum adalah luka pada perineum sering terjadi saat proses persalinan. Hal ini karena desakan kepala atau bagian tubuh janin secara tiba-tiba, sehingga kulit dan jaringan perineum robek. Berdasapkan tingkat keparahannya, trauma perineum dibagi menjadi derajat satu hingga empat. Trauma derajat satu ditandai adanya luka pada lapisan kulit dan lapisan mukosa saluran vagina. Perdarahannya biasanya sedikit. Trauma derajat dua, luka sudah mencapai otot. Trauma derajat tiga dan empat meliputi daerah yang lebih luas, bahkan pada derajat empat telah mencapai otot-otot anus, sehingga pendarahannya pun lebih banyak. Continue Reading

Posted in Persalinan0 Comments

Perawatan Pasca Operasi Cesar


Jika proses persalinan dilakukan dengan sesar, setelah itu biasanya tim medis akan melihat apakah ibu muntah atau tidak. Muntahan ini bisa masuk ke dalam paru-paru dan memicu pneumonia (infeksi atau peradangan pada jaringan paru-paru) jika tidak dipantau.

Pascaoperasi ibu juga akan merasakan nyeri di daerah jahitan ketika melakukan aktivitas. Disarankan ibu menghindari segala aktivitas fisik yang berlebihan selama beberapa hari (lihat boks Perhatikan Tahap Mobilisasi, hlm. v). Tindakan operasi pun bisa meninggalkan “bekas” yang disebut keloid (jaringan parut di atas luka, keras, gatal dan bisa membengkak). Namun lambat laun keloid bisa menipis atau hilang dengan sendirinya.

Posted in Persalinan1 Comment

Perawatan Pasca Persalinan Normal


Setelah persalinan normal berlangsung, dokter biasanya akan melakukan beberapa pemantauan yang dilakukan selama 2 jam di ruang pemulihan. Yang dipantau adalah kesadaran ibu, tekanan darah, dan perdarahan yang terjadi pada vagina. Jika tak ada perdarahan, komplikasi, atau pembengkakan jalan lahir, dan sebagainya, ibu dialihkan ke ruang perawatan.

Seperti diketahui, rahim akan membesar selama kehamilan dan akan mengerut setelah si kecil lahir ke dunia. Namun terkadang ukuran rahim tak berangsur mengecil. Nah, dokter juga akan mewaspadai kemungkinan ari-ari atau ketuban masih tertinggal di dalam. Continue Reading

Posted in Persalinan0 Comments

Page 1 of 3123